• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Viral Dimedsos, Ibu Peluk Anaknya di Penjara karena Tolak Pabrik Sawit, Yenny Wahid Sindir Menkominfo

Redaksi by Redaksi
13 September 2024
in Nasional
1
Viral Dimedsos, Ibu Peluk Anaknya di Penjara karena Tolak Pabrik Sawit, Yenny Wahid Sindir Menkominfo
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid memberikan pesan menohok ke Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. Yenny menyoroti kasus Tina Rambe, seorang ibu yang viral memeluk anaknya di balik jeruji besi karena menolak pabrik sawit di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Pak Menkominfo (@kemenkominfo @budiariesetiadi) daripada sibuk ngurusin satu ibu hamil yang sudah punya banyak privilege, tolong dong tengok dan perjuangkan ibu-ibu lain seperti Ibu Tina yang masih berjuang untuk bisa memeluk anaknya,” kata Yenny dalam laman Instagram @yennywahid dikutip, Jumat (13/9/2024).

Yenny menceritakan beberapa hari ini perhatian semua tertuju pada sosok seorang ibu bernama Tina Rambe yang berusaha memeluk anaknya dari balik jeruji besi. Dengan tangan diborgol Tina berusaha untuk memeluk anaknya pada saat akan menjalani persidangan.

“Berdasarkan info yang saya baca, ia ditahan karena berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas keamanan pada saat demo menolak operasional pabrik kelapa sawit di Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut),” ujarnya.

“Ibu Tina hanya seorang perempuan lemah yang ingin menyuarakan aspirasinya di negara demokrasi bernama Indonesia. Ia berhak untuk memeluk anaknya dan berhak mendapatkan empati serta dukungan dari kita semua,” tambahnya.

Sebelumnya, Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep diduga menerima gratifikasi naik pesawat jet pribadi terus menimbulkan kontroversi. Semakin berpolemik kian lantang juga Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyampaikan klarifikasi terkait Kaesang.

“Nggak ada (gratifikasi), dia kan pribadi. Nah, itu dari temannya,” ujar Budi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 September 2024.

484
Tags: Budi Arie SetiadiKapolriLabuhanbatuMenkominfoSumatera UtaraTina RambeYenny Wahid
Previous Post

Kapolri Siap Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana PON Aceh-Sumut

Next Post

Komisi III DPR RI: Minta APH Lakukan Restorative Justice Terhadap Tina Rambe

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Komisi III DPR RI: Minta APH Lakukan Restorative Justice Terhadap Tina Rambe

Komisi III DPR RI: Minta APH Lakukan Restorative Justice Terhadap Tina Rambe

Comments 1

  1. Ping-balik: Deli Serdang mendapatkan apresiasi BRI Regional Office Medan - Koran Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.