• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

KPK Bayi Reformasi, Bukan Anak Kandung Pemerintahan Megawati

Redaksi by Redaksi
12 September 2024
in Nasional
0
KPK Bayi Reformasi, Bukan Anak Kandung Pemerintahan Megawati

Ket. Ketua KPK RI, Nawawi

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango menekankan bahwa KPK lahir karena tuntutan reformasi, bukan lahir karena era Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Nawawi pun meminta agar hal tersebut tak dibalik.

Ket. Ketua KPK RI, Nawawi

Hal tersebut dikatakan Nawawi dalam acara diskusi di kawasan Ciawi, Bogor, Kamis (12/9/2024).

Awalnya Nawawi menceritakan awal mula KPK yang dilahirkan, namun terlambat.

“Maka setelah lewat 1 tahun 4 bulan itulah baru kemudian lahir namanya komisi pemberantasan korupsi. Lewat 1 tahun 4 bulan, dari perintah (undang-undang) yang diperintahkan,” kata Nawawi.

Nawawi mengakui memang KPK lahir di zaman Megawati. Namun pembentukan KPK dilakukan karena adanya tuntutan reformasi.

“Lahirnya di zaman pemerintahan Megawati. Tetapi KPK bayi ini lahir karena tuntutan reformasi. Jadi tolong jangan dibolak-balik. Bayi ini adalah bayi reformasi,” kata dia.

Nawawi lantas meminta publik untuk tidak membolak-balikkan fakta. Ia mengatakan jangan ada anggapan seolah-olah KPK dibentuk karena Megawati.

“Jangan dibalik. Seakan-akan bayi ini (KPK) anak kandung pemerintahan Megawati, yang lahir di jaman reformasi. Jangan dibuat seperti itu,” tambahnya.

Nawawi lantas membeberkan tugas KPK secara undang-undang. Nawawi mengatakan bahwa KPK memiliki sejumlah tugas. Salah satunya adalah koordinasi dan supervisi.

“Itu akan bertugas untuk melakukan koordinasi, supervisi, penyelidikan, penyidikan. Satu paket itu,” ujarnya.

Nawawi mengatakan KPK dibuat atas terbitnya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Beleid itu terlahir karena adanya tuntutan reformasi yang ingin memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pasal 43 dalam undang-undang itu menyatakan harus ada pembentukan KPK dalam waktu paling lambat dua tahun setelah aturan disahkan. Kebetulan, kata Nawawi, eksekusinya saat Megawati menjabat.

“Pada 27 Desember 2002 dengan UU 30 Tahun 2002, bayi itu telat lahir 1 tahun 4 bulan,” kata Nawawi.

Nawawi menjelaskan KPK dibentuk atas dorongan masayrakat yang ingin adanya instansi pemberantasan korupsi di Indonesia. Dia membantah Megawati merupakan inisiator pembentukan instansi yang kini dipimpinnya.

221
Tags: Ketua KPKKPK RIMegawati SoekarnoputriNawawiReformasi
Previous Post

KPU Tapsel Dilaporkan ke Bawaslu RI, Imbas Izinkan Ganti Paslon di Pilkada

Next Post

Ketua KPU Labuhanbatu Ajak Masyarakat Bijak dan Cerdas Bermedsos di Pilkada 2024

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Ketua KPU Labuhanbatu Ajak Masyarakat Bijak dan Cerdas Bermedsos di Pilkada 2024

Ketua KPU Labuhanbatu Ajak Masyarakat Bijak dan Cerdas Bermedsos di Pilkada 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.