Korannusantara.id – TERNATE, Tokoh muda Maluku asal Negeri Tulehu, Abdul Razak Nahumarury, S.H., yang akrab disapa Abang Jeko, menyatakan dukungan penuh terhadap Ikatan Basudara Maluku (IBM) Maluku Utara pasca pelantikan pengurus organisasi tersebut pada 17 Oktober 2026.
Abang Jeko memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh pengurus IBM se-Maluku Utara yang baru dilantik. Ia berharap momentum pelantikan menjadi awal penguatan persaudaraan masyarakat Maluku di Maluku Utara atau Moloku Kie Raha.
Menurutnya, IBM bukan milik kelompok maupun komunitas tertentu dari negeri-negeri di Maluku, melainkan rumah bersama bagi seluruh orang Maluku tanpa memandang asal negeri, suku, maupun agama.
“Ikatan Basudara Maluku harus menjadi rumah bersama dan poros alternatif yang mampu menyatukan berbagai dinamika masyarakat Maluku di Maluku Utara. Budaya dan literasi harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan visi dan misi organisasi,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan, budaya Maluku dan literasi tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan Kie Raha. Menurutnya, keduanya memiliki keterikatan dalam rumpun budaya yang sama sehingga perlu dirawat melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat luas.
Abang Jeko juga mengingatkan bahwa pengurus IBM di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus segera menggerakkan roda organisasi. Dengan masa pengabdian selama empat tahun, ia menilai waktu tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk merealisasikan program yang telah dirumuskan dalam rapat kerja.
Ia mendorong pengurus IBM di setiap kabupaten/kota agar segera memetakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Maluku di wilayah masing-masing, termasuk persoalan sosial, kebudayaan, literasi, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Harapan beta, seluruh pengurus IBM, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, segera bekerja dan menjalankan apa yang telah dirumuskan dalam rapat kerja. Petakan persoalan di daerah masing-masing dan hadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan seremonial pelantikan telah dilalui. Kini, menurutnya, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan komitmen organisasi melalui kerja nyata dan program yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Rumah besar IBM adalah tumpuan katong saat ini. Agenda seremonial yang luar biasa telah kita lalui. Sekarang saatnya bekerja dan mengimplementasikan apa yang telah disampaikan agar berdampak bagi semua,” tutup Abang Jeko.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi tambahan bagi kepengurusan IBM Maluku Utara untuk memperkuat persaudaraan lintas negeri, menjaga identitas budaya Maluku, serta membangun sinergi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di Maluku Utara.
Ridwan S



