Korannusantara.id – PADANGSIDIMPUAN, Kebakaran hebat melanda Jalan H.T. Rizal Nurdin, Desa Manunggang Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Senin (19/10/2026) malam. Satu unit mobil Mitsubishi L300 tanpa pelat nomor yang mengangkut sekitar dua ton bahan bakar minyak (BBM) terbakar hingga api merembet ke satu rumah usaha dan dua kios berbahan kayu.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp90 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat dari mobil pengangkut BBM. Saat kobaran api membesar, pengemudi disebut meninggalkan kendaraan. Warga kemudian berupaya memindahkan mobil ke tepi jalan. Namun, kendaraan justru masuk ke parit, menyebabkan BBM tumpah dan api menyambar bangunan di sekitarnya.
Bangunan yang terdampak meliputi ruko milik Mhd. Parlindungan Lubis (43), yang digunakan untuk usaha nasi goreng; kedai kopi milik Farida (50), yang disewa Yati Kesuma Batubara (37); serta satu kios kosong milik Rosita Siregar (44).
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padangsidimpuan menerima laporan pada pukul 20.13 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.31 WIB. Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran, yakni Tanker 03, 04, 06, dan 07, dikerahkan untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.32 WIB hingga 21.32 WIB. Petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya jarak tempuh sekitar 12 kilometer menuju lokasi serta kondisi lalu lintas yang padat.
Selain kerusakan kendaraan dan bangunan, warga Desa Manunggang Julu juga terdampak pemadaman listrik selama proses penanganan kebakaran.
Hingga laporan diterima, identitas pemilik mobil pengangkut BBM tersebut belum diketahui. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padangsidimpuan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin untuk mencegah api meluas.
(Indra Saputra)



