• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Arief Nasrudin Bawa Transformasi PAM JAYA ke Forum PBB New York, KAMAKSI Apresiasi Pengelolaan Air Jakarta

Redaksi by Redaksi
3 Oktober 2026
in Daerah
0
Arief Nasrudin Bawa Transformasi PAM JAYA ke Forum PBB New York, KAMAKSI Apresiasi Pengelolaan Air Jakarta
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – JAKARTA, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin membawa pengalaman Jakarta dalam mengelola layanan air minum perpipaan ke panggung internasional melalui Private CEO Roundtable di New York, Amerika Serikat, dalam rangkaian Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 atau 81st UN General Assembly.

Arief disebut menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang mendapat kesempatan memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam forum yang mempertemukan sejumlah CEO dan pemimpin bisnis global tersebut.

Kehadiran PAM JAYA dalam forum itu merupakan undangan dari Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (Ministry of Foreign Affairs of the United Arab Emirates/UAE) selaku penyelenggara.

Forum tersebut menjadi ruang bagi PAM JAYA untuk memperkenalkan berbagai pengalaman Jakarta dalam membangun infrastruktur air minum, memperluas cakupan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat keberlanjutan sumber daya air di tengah pertumbuhan kota metropolitan.

Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin bisnis membahas posisi strategis investasi sektor air dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, ketahanan pangan, hingga pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Arief memaparkan sejumlah tantangan pengembangan layanan air minum perpipaan di Jakarta, mulai dari kebutuhan investasi, revitalisasi jaringan, peningkatan kualitas pelayanan hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional.

PAM JAYA menargetkan cakupan layanan air minum perpipaan mencapai 100 persen pada 2029. Untuk mengejar target tersebut, perusahaan menyiapkan pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik serta pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 16.234 kilometer.

Ekspansi jaringan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Jakarta, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap air tanah yang selama ini menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan persoalan penurunan muka tanah.

Pengembangan sistem air perpipaan juga diharapkan memperkuat ketahanan Jakarta menghadapi perubahan iklim sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan.

Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Joko Priyoski mengapresiasi keikutsertaan PAM JAYA dalam forum internasional tersebut.

Menurut Joko, kehadiran Arief Nasrudin di forum yang mempertemukan para pemimpin bisnis global menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan pengalaman dan transformasi pengelolaan air Jakarta ke tingkat internasional.

“Ini menjadi ruang untuk memperkenalkan pengalaman Jakarta sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan kerja sama internasional di sektor air,” ujar Joko.

Ia menilai perluasan cakupan layanan, pembaruan infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi merupakan bagian penting dalam menjawab kebutuhan air masyarakat Jakarta.

Namun, Joko mengingatkan bahwa pengembangan infrastruktur dan investasi sektor air harus berjalan beriringan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Investasi besar harus diikuti tata kelola yang baik, transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang kuat. Tujuannya agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberlanjutan layanan air tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pendanaan dan teknologi, tetapi juga kualitas tata kelola perusahaan serta pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.

Di sisi lain, kebutuhan investasi menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pengembangan layanan PAM JAYA.

Revitalisasi jaringan perpipaan terus didorong untuk meningkatkan kualitas distribusi sekaligus menekan tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW).

Sebagian jaringan yang telah berusia lebih dari dua dekade membutuhkan pembaruan agar distribusi air dapat berjalan lebih efisien dan potensi kebocoran dapat ditekan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PAM JAYA membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis, termasuk melalui pendekatan pembiayaan kreatif atau creative financing.

Dalam rangkaian agenda di New York, PAM JAYA juga melakukan penjajakan awal dengan sejumlah pemimpin bisnis terkait potensi skema pembiayaan alternatif bagi pengembangan infrastruktur air Jakarta.

Selain pembiayaan infrastruktur, PAM JAYA menjajaki peluang kerja sama di sektor water cooling untuk mendukung kebutuhan pendinginan pusat data atau data center.

Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan melihat peluang pemanfaatan layanan air dalam mendukung pertumbuhan industri berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

Pengembangan PAM JAYA tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur fisik. Transformasi digital juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan efektivitas pengelolaan layanan.

Sejumlah teknologi yang dikembangkan antara lain smart water meter, integrated billing system, serta enterprise resource planning (ERP).

Pemanfaatan sistem digital tersebut diarahkan untuk meningkatkan akurasi data, efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi yang lebih terintegrasi.

Arief menegaskan bahwa air memiliki posisi strategis yang tidak sebatas memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, lingkungan dan pertumbuhan ekonomi.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Keterlibatan PAM JAYA dalam Private CEO Roundtable di New York menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama dan pertukaran pengalaman pengelolaan air minum di tingkat internasional.

Melalui forum tersebut, PAM JAYA tidak hanya memperkenalkan berbagai agenda pengembangan layanan air Jakarta, tetapi juga menjajaki peluang kerja sama strategis untuk mendukung kebutuhan investasi dan pembangunan infrastruktur.

Dengan target cakupan layanan 100 persen pada 2029, agenda pengembangan jaringan, peningkatan kapasitas produksi, transformasi digital, serta pencarian sumber pembiayaan menjadi sejumlah langkah yang akan menentukan kemampuan PAM JAYA memenuhi kebutuhan air perpipaan masyarakat Jakarta.

Views: 263
Tags: Arief NasrudinForum PBB New YorkKamaksiTransformasi PAM JAYA
Previous Post

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Pencurian Gas dan Freon di Flyover Kranji Bekasi

Next Post

Jenazah Mahmul Hartopan 3 Minggu di Kamboja Keluarga Ingin Makamkan di Kampung Halaman

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Jenazah Mahmul Hartopan 3 Minggu di Kamboja Keluarga Ingin Makamkan di Kampung Halaman

Jenazah Mahmul Hartopan 3 Minggu di Kamboja Keluarga Ingin Makamkan di Kampung Halaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.