• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Analis: Sinergi Polri dan Generasi Muda, Investasi Strategis Indonesia Emas 2045

Langkah Strategis Perkuat Karakter Generasi Muda, Kamtibmas dan Persatuan NKRI

Putra by Putra
4 September 2026
in Nasional
0
Analis: Sinergi Polri dan Generasi Muda, Investasi Strategis Indonesia Emas 2045

Ket. Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membagikan kenangan masa mudanya saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). (Foto: Polri)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional, Nasky Putra Tandjung, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap komitmen, langkah nyata, kontribusi aktif, serta dedikasi tinggi institusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajarannya dalam menjaga persatuan, memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Nasky, kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026), merupakan bentuk konkret pendekatan kolaboratif Polri dalam membangun komunikasi publik, silaturahmi, dan kemitraan strategis dengan elemen masyarakat sipil (civil society), khususnya generasi muda.

Kegiatan yang diikuti sekitar 5.499 peserta, yang terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, hingga tokoh PUI dari berbagai daerah, dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran kebangsaan, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab sosial, serta semangat persatuan generasi muda.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap konsistensi institusi Polri di bawah kepimpinanan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam membangun silaturahmi dan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan keagamaan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, Pramuka, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen civil society. Pendekatan kolaboratif seperti ini sangat penting karena menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa,” ujar Nasky dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Nasky menilai transformasi pendekatan Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pencegahan, pembinaan, edukasi, komunikasi publik, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi sosial, merupakan pendekatan strategis dalam membangun kebijakan keamanan yang berkelanjutan.

Menurut alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta tersebut, pembangunan kamtibmas harus dilakukan secara komprehensif dan dimulai dari hulu. Penegakan hukum tetap menjadi instrumen penting, namun harus berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan sosial, pendidikan karakter, literasi hukum, pembinaan kepemudaan, serta penyediaan ruang-ruang positif bagi generasi muda.

Karena itu, keberadaan Pramuka, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan keagamaan, sekolah, perguruan tinggi, komunitas sosial, serta berbagai wadah kepemudaan lainnya perlu terus diperkuat sebagai ekosistem pembentukan karakter, kepemimpinan, integritas, nasionalisme, dan tanggung jawab sosial generasi penerus bangsa.

“Generasi muda merupakan aset strategis sekaligus modal sosial dan demografis bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembangunan manusia tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi membutuhkan ekosistem sosial yang sehat, aman, produktif, edukatif, dan mampu melindungi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka,” tegas Nasky.

Sebagai penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat”, Nasky menilai keterlibatan aktif Kapolri dalam berbagai forum kebangsaan bersama generasi muda menunjukkan pentingnya menerjemahkan semangat Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat ke dalam praktik yang humanis, preventif, edukatif, responsif, dan kolaboratif.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Ancaman tersebut tidak hanya berupa gangguan keamanan konvensional, tetapi juga penyalahgunaan narkotika, judi online (judol), kekerasan, intoleransi, serta berbagai perilaku destruktif yang berpotensi mengganggu pendidikan, produktivitas, ketahanan sosial, dan masa depan generasi produktif.

“Pencegahan narkoba dan judi online harus ditempatkan sebagai agenda bersama. Polri memiliki posisi strategis dalam penegakan hukum dan pencegahan, tetapi keberhasilan melindungi generasi muda membutuhkan kolaborasi kuat antara keluarga, sekolah, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, Pramuka, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, Nasky yang merupakan Founder Demokrasi dan Sosial-Politik Indonesia menambahkan bahwa sinergi Polri dengan ormas keagamaan, organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, Pramuka, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen civil society merupakan modal sosial strategis dalam memperkuat ketahanan nasional.

Menurutnya, silaturahmi lintas kelompok tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Silaturahmi harus dikembangkan menjadi instrumen kebijakan publik untuk membangun public trust, memperkuat komunikasi sosial, memperluas partisipasi masyarakat, mencegah potensi konflik, serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kamtibmas.

“Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dirawat. Polri bersama seluruh elemen bangsa harus mampu menciptakan ruang publik yang aman, damai, inklusif, dan produktif, sekaligus memastikan generasi muda memiliki lingkungan yang mendukung mereka untuk belajar, berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi secara positif,” katanya.

Nasky menegaskan bahwa persatuan, kamtibmas, dan pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi yang saling berkaitan dalam pembangunan nasional. Stabilitas keamanan yang kondusif akan menciptakan ruang yang lebih baik bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan kreativitas, membangun kewirausahaan, berinovasi, serta mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Dalam perspektif kebijakan publik, lanjut Nasky, investasi terhadap generasi muda harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Bonus demografi tidak otomatis menjadi keuntungan bagi negara apabila tidak diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, sehat, produktif, berintegritas, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu terus memperkuat nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, toleransi, persaudaraan, dan persatuan dalam bingkai NKRI sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di akhir keterangannya, Nasky menegaskan kembali memberikan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri agar konsistensi membangun kolaborasi dan silaturahmi dengan generasi muda serta civil society terus diperkuat. Merawat persatuan, menjaga kamtibmas, membangun karakter, dan melindungi generasi muda dari narkoba maupun judol hari ini merupakan investasi strategis untuk memastikan bonus demografi 2045 benar-benar menjadi kekuatan besar bagi Indonesia,” pungkas Nasky.

Views: 229
Tags: generasi mudaJaga PersatuanKamtibmasKapolriKemah Nasional PramukaListyo Sigit PrabowoNasky Putra TandjungNKRIOKPOrmas KeagamaanOrmas KepemudaanPelajarPolriPUI
Previous Post

Aksi Jilid II HAMPAR TABAGSEL Desak Temuan Ganja di Lapas Salambue Diusut Tuntas

Next Post

Terkait Video Istri Viral, Suami Bacades Lambang Sari Klarifikasi : Itu Video Lama dan Fitnah Pilkades

Putra

Putra

Next Post
Terkait Video Istri Viral, Suami Bacades Lambang Sari Klarifikasi : Itu Video Lama dan Fitnah Pilkades

Terkait Video Istri Viral, Suami Bacades Lambang Sari Klarifikasi : Itu Video Lama dan Fitnah Pilkades

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.