KORANNUSANTARA.ID | JAKARTA — DPP Partai HANURA menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai HANURA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada jajaran kepengurusan baru.
Momentum tersebut menjadi pijakan bagi kader HANURA DIY untuk memperkuat organisasi dan membangun kembali kekuatan partai menghadapi Pemilu 2029.
SK kepengurusan diserahkan Wasekjen DPP Partai HANURA Eddy Siregar kepada Ketua DPD Partai HANURA DIY Heru Bantolo, SH., MH. Penyerahan berlangsung di Gedung DPP Partai HANURA, Jalan Proklamasi Nomor 81, Jakarta Pusat.
Heru Bantolo menerima mandat tersebut bersama Sekretaris DPD Partai HANURA DIY Johnson Erwin Sitohang. Penyerahan SK disaksikan sejumlah jajaran DPP Partai HANURA, yakni Wakil Ketua Umum H. Akhmad Muqowam, Wasekjen Serfasius S. Manek, Wasekjen Hanurani, Togar M. Nero selaku utusan khusus Ketua Umum untuk Partai HANURA, serta Ketua Umum Orsap Gema HANURA DR. Rinto Agustino.
Bagi kepengurusan HANURA DIY, SK tersebut bukan sekadar dokumen administratif.
Mandat itu menjadi dasar untuk menjalankan konsolidasi organisasi sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan kader di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Heru Bantolo bersama Johnson Erwin Sitohang mendapat tanggung jawab untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah, membangun komunikasi dengan kader, serta memperluas kedekatan partai dengan masyarakat.
Konsolidasi dinilai menjadi pekerjaan penting bagi HANURA DIY dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Penguatan organisasi di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi fondasi untuk menyiapkan kader-kader yang mampu berkontribusi dalam kehidupan politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur legislatif.
DPP Partai HANURA berharap kepengurusan baru di Yogyakarta mampu menghadirkan energi baru dalam menjalankan roda organisasi.
Soliditas kader, kaderisasi, dan kerja nyata di tengah masyarakat menjadi bagian dari agenda yang perlu diperkuat.
Kepengurusan HANURA DIY juga didorong untuk menjadikan aspirasi masyarakat sebagai pijakan dalam menjalankan kerja politik.
Dengan demikian, keberadaan partai tidak hanya terlihat ketika momentum pemilu berlangsung, tetapi juga hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Mandat yang diterima Heru Bantolo dan Johnson Erwin Sitohang diharapkan menjadi awal dari proses membangun kembali kekuatan HANURA di Yogyakarta.
Konsolidasi organisasi, penguatan kader, dan kerja politik yang berkelanjutan menjadi modal untuk menghadapi kontestasi politik 2029.
Dengan semangat kebersamaan, kader HANURA DIY diharapkan mampu menyatukan langkah untuk membesarkan kembali partai dan merebut kepercayaan masyarakat melalui kerja yang nyata.
HANURA DIY kini memasuki fase baru untuk memperkuat barisan, membangun organisasi dari akar rumput, serta menatap Pemilu 2029 dengan optimisme dan semangat perjuangan.



