Korannusantara.id – Medan, Universitas Aufa Royhan (UNAR) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Nasional Program Studi D3 Kebidanan dan Program Studi Profesi Bidan yang dilaksanakan di Medan pada 18–22 Agustus 2026.
Kegiatan pelatihan OSCE Nasional tersebut menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat sistem evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi, khususnya pada pendidikan kebidanan. OSCE merupakan metode asesmen yang dirancang untuk mengukur kemampuan mahasiswa secara objektif dan terstruktur melalui sejumlah stasiun pengujian yang merepresentasikan keterampilan klinis maupun kompetensi profesional.
Keikutsertaan Universitas Aufa Royhan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari langkah institusi untuk terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia akademik sekaligus memastikan proses pembelajaran dan evaluasi mahasiswa selaras dengan standar pendidikan kebidanan yang berorientasi pada pencapaian kompetensi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai konsep, prinsip, penyusunan instrumen, pelaksanaan, hingga proses penilaian OSCE. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan asesmen kompetensi mahasiswa di lingkungan Program Studi D3 Kebidanan dan Program Studi Profesi Bidan Universitas Aufa Royhan.
Penerapan OSCE secara sistematis juga diharapkan mampu menciptakan proses evaluasi yang lebih objektif, terukur, transparan, dan mampu menggambarkan capaian kompetensi mahasiswa secara komprehensif. Hal ini menjadi penting dalam pendidikan kebidanan yang menuntut keseimbangan antara penguasaan pengetahuan, keterampilan klinis, komunikasi, etika profesi, serta kemampuan pengambilan keputusan.
Universitas Aufa Royhan memandang penguatan sistem asesmen sebagai bagian integral dari peningkatan mutu pendidikan tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan OSCE Nasional ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta secara individual, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan budaya mutu akademik di tingkat program studi dan institusi.
Dengan mengikuti kegiatan tersebut, Universitas Aufa Royhan menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan sistem pendidikan dan asesmen kompetensi di bidang kesehatan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya lulusan kebidanan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas kepada masyarakat.
(Ronald Harahap)




