Korannusantara.id – JAKARTA, Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto yang mencapai sekitar 78,7 persen dinilai perlu menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang lebih nyata kepada masyarakat.
Ketua Umum GARUDA 08, Syamsul Rizal, mengatakan tingginya tingkat kepuasan tersebut menunjukkan masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Syamsul, hasil survei tersebut tidak seharusnya menjadi alasan bagi jajaran pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, tingkat kepercayaan publik yang tinggi perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
“Kalau kepercayaan publik kepada Presiden Prabowo semakin kuat, maka para menteri harus menjawab kepercayaan itu dengan kerja yang lebih nyata. Jangan terlena dengan angka kepuasan. Justru ini harus menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, lebih kreatif dan menghadirkan terobosan,” ujar Syamsul Rizal.
Ia menilai tingkat kepuasan publik merupakan salah satu indikator yang dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah. Namun, menurutnya, penilaian terhadap kinerja pemerintahan juga perlu dilihat dari dampak kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Syamsul menyebut sejumlah persoalan yang perlu terus menjadi perhatian pemerintah, antara lain pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, stabilitas harga kebutuhan pokok, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Survei merupakan salah satu gambaran mengenai tingkat kepercayaan masyarakat. Namun, kepercayaan tersebut harus diikuti dengan hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu terus memastikan program-program yang dijalankan memberikan manfaat secara konkret,” katanya.
Syamsul juga mendorong para menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan inovasi dalam menjalankan program pemerintahan. Menurutnya, visi dan program Presiden perlu diterjemahkan secara efektif melalui kebijakan yang terukur serta berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.
“Presiden sudah mendapatkan modal kepercayaan yang besar dari masyarakat. Selanjutnya, jajaran kementerian perlu memastikan kepercayaan itu diperkuat melalui kinerja dan hasil yang nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah perlu menjadikan hasil survei sebagai salah satu bahan evaluasi sekaligus pemacu untuk memperbaiki kinerja. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya tercermin dari angka survei, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Rakyat membutuhkan kebijakan yang memberikan solusi dan hasil yang dapat dirasakan. Karena itu, tingginya tingkat kepuasan publik harus menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus bekerja dan meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Syamsul.
GARUDA 08, lanjut Syamsul, mendorong seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk mempertahankan kepercayaan publik melalui peningkatan kinerja, koordinasi antarkementerian, serta pelaksanaan program yang tepat sasaran.
“Jangan terlena dengan tingginya angka kepuasan. Jadikan itu sebagai motivasi untuk terus bekerja, berinovasi dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.



