• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Perkuat Kapasitas SDM Pengawas Hadapi Pemilu 2029

Redaksi by Redaksi
3 Agustus 2026
in Nasional
0
Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Perkuat Kapasitas SDM Pengawas Hadapi Pemilu 2029

Ket : Anggota Bawaslu sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat, Dr. Herwyn J.H. Malonda, M.Pd., M.H

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kembali menggelar Program Bawaslu Membelajarkan (BM) Volume 2 sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kolaborasi untuk memperkuat kualitas pengawasan menjelang Pemilu 2029.

Program ini menjadi ruang pembelajaran bersama bagi Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota untuk mendokumentasikan pengalaman, berbagi praktik baik, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.

Anggota Bawaslu sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat, Dr. Herwyn J.H. Malonda, M.Pd., M.H., mengatakan tantangan pengawasan pemilu akan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, perubahan pola komunikasi politik, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas demokrasi dan integritas penyelenggaraan pemilu.

Menurut Herwyn, pengawas pemilu tidak lagi cukup hanya memahami regulasi dan prosedur teknis. Mereka juga harus mampu membaca dinamika sosial, memanfaatkan teknologi informasi, mengelola data, serta menyusun strategi pengawasan yang adaptif terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang terus berkembang.

“Pemilu 2029 akan menghadirkan tantangan yang berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Karena itu, Bawaslu harus memastikan seluruh jajaran pengawas memiliki kapasitas yang memadai, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki ruang untuk saling belajar dari pengalaman yang telah diperoleh selama menjalankan tugas pengawasan,” ujar Herwyn.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan organisasi besar adalah hilangnya pengetahuan ketika pengalaman lapangan hanya tersimpan pada individu atau satuan kerja tertentu. Padahal, berbagai inovasi, strategi pencegahan pelanggaran, metode pengawasan partisipatif, hingga penyelesaian persoalan di daerah dapat menjadi referensi penting bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Karena itu, Bawaslu mengembangkan Program Bawaslu Membelajarkan sebagai instrumen knowledge management yang memungkinkan pengalaman empiris dari seluruh Indonesia dihimpun, didokumentasikan, dan ditransformasikan menjadi pembelajaran kelembagaan.

“Setiap pengalaman pengawasan memiliki nilai yang sangat penting. Ketika pengalaman itu terdokumentasi dan dibagikan kepada seluruh jajaran, maka organisasi akan tumbuh lebih cepat dibandingkan jika pembelajaran hanya berlangsung secara individual. Inilah semangat utama Bawaslu Membelajarkan,” kata Herwyn.

Pada tahun ini, BM Volume 2 mengusung tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029”. Tema tersebut dipilih untuk memperkuat budaya kolaborasi dan berbagi pengetahuan di lingkungan Bawaslu sekaligus mendorong lahirnya inovasi pengawasan yang dapat diterapkan secara nasional.

Program ini mengedepankan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dan praktik terbaik (best practices) dengan mempertemukan pengalaman dari berbagai daerah. Melalui pendekatan tersebut, setiap satuan kerja diharapkan dapat saling bertukar gagasan, belajar bersama, serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pelaksanaan pengawasan di masa mendatang.

Pelaksanaan BM Volume 2 dibagi ke dalam tiga tahapan, yaitu Video Based Learning Stage, Knowledge Showcase (Comparative Learning Stage), dan Grand Final Nasional (National Excellence Stage) sebagai puncak kompetisi.

Materi pembelajaran disusun dalam sejumlah klaster dan topik strategis yang disesuaikan dengan kewenangan Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota. Berbagai isu aktual penyelenggaraan dan pengawasan pemilu akan menjadi fokus pembahasan agar peserta mampu menyajikan pengalaman empiris yang dapat dijadikan referensi bersama.

Selain menyusun perangkat pembelajaran, peserta juga didorong mempublikasikan hasil karya melalui media komunikasi resmi Bawaslu. Langkah ini diharapkan dapat memperluas penyebaran praktik baik pengawasan kepada masyarakat sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik.

Setiap karya akan dinilai berdasarkan sejumlah aspek, di antaranya desain pembelajaran, materi ajar, penguasaan substansi, kedalaman analisis, kualitas video pembelajaran, pelaksanaan publikasi, hingga kontribusinya terhadap penguatan manajemen kinerja organisasi.

Melalui penyelenggaraan Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Bawaslu berharap ekosistem kolaborasi di seluruh jajaran semakin kuat. Praktik-praktik baik yang lahir dari pengalaman pengawasan di berbagai daerah diharapkan mampu memperkaya pengetahuan kelembagaan serta meningkatkan kualitas pengawasan dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.

Dengan semangat belajar bersama dan saling berbagi pengalaman, Bawaslu terus mendorong terwujudnya organisasi pembelajar yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan demokrasi.

Views: 168
Previous Post

Rekor 409 Tim, Bawaslu Tetapkan 48 Tim Lolos ke Tahap Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI

Next Post

AKP Fadlun Al Fitri dan Istri Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Pemerasan di Polres Batu Bara

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
AKP Fadlun Al Fitri dan Istri Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Pemerasan di Polres Batu Bara

AKP Fadlun Al Fitri dan Istri Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Pemerasan di Polres Batu Bara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.