Korannusantara.id – Jakarta, Anggota Kehormatan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Musa Rajekshah (Ijeck), menceritakan makna di balik pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Hal itu disampaikan Ijeck saat menghadiri Pengajian dan Silaturahmi Keluarga Besar Alumni HMI Sumatera Utara se-Jabodetabek yang digelar Yayasan Alimbas Insan Cita di Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Dalam sambutannya, Ijeck mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan masjid tersebut bermula dari pengingat yang disampaikan salah seorang alumni HMI, Leriadi.
“Begitu banyaknya orang tak ada yang ingatkan saya. Leriadi yang ingatakan. Jadi ini Leriadi lah yang membisikkan menyampaikan ke saya. Allah yang gerakkan hati kita dan insya Allah kita rencana, dengan izin Allah, meresmikan mesjid ini saat ulang tahun KAHMI,” ujar Ijeck.
Menurut Ijeck, pembangunan masjid itu bukan semata membangun tempat ibadah, tetapi sebagai bentuk penghormatan kepada Lafran Pane, pendiri HMI sekaligus Pahlawan Nasional.
“Bukan masalah mesjidnya, masalahnya adalah nama Ayahanda Haji Lafran Pane. Salah satunya adalah Ayahanda Haji Lafran Pane yang telah memikirkan kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan umat,” katanya.
Ijeck menilai, di tengah keterbatasan pada masa itu, Lafran Pane telah menunjukkan kepedulian yang besar terhadap masa depan bangsa melalui lahirnya HMI. Karena itu, menurutnya, semangat perjuangan dan keikhlasan Lafran Pane patut terus dikenang oleh setiap kader dan alumni HMI.
“Bukan hanya kebesaran namanya ini, tapi niat tujuan iklasnya ini yang patut kita hargai. Dan patut terus kita kenang, apalagi kita ber-HMI pastilah kita mengenang almarhum Haji Lafran Pane,” ucap Ijeck.
Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif dibangun melalui Yayasan Haji Anif di kampung halaman Lafran Pane. Kehadiran masjid tersebut diharapkan menjadi simbol penghormatan atas jasa pendiri HMI sekaligus pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian kepada bangsa dan umat.



