Korannusantara.id – Jakarta, Ketua Umum Relawan Barisan Gibran untuk Indonesia, Ester Yulia, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi, termasuk terhadap pejabat yang berada di lingkaran pemerintahannya sendiri.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul penetapan dan penahanan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua mantan wakilnya oleh Kejaksaan Agung terkait dugaan penyelewengan dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Ester Yulia, tindakan tegas Presiden Prabowo menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga integritas program-program strategis nasional serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
“Sebagai relawan pemenangan, kami mendukung sepenuhnya sikap tegas Presiden Prabowo untuk membersihkan jajaran pembantunya yang terbukti mengkhianati amanah dan kepercayaan yang telah diberikan. Langkah ini sejalan dengan salah satu poin penting dalam Asta Cita Prabowo-Gibran, yakni memperkuat penegakan hukum dan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya,” ujar Ester Yulia.
Ia menegaskan, dugaan korupsi yang menyentuh dana Program Makan Bergizi Gratis merupakan tindakan yang sangat memprihatinkan karena berpotensi menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Program MBG merupakan program yang sangat mulia. Tujuannya untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, siapa pun yang menyalahgunakan anggaran program tersebut harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, pada 2 Juni 2026 Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Setelah itu, Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan dan menetapkan ketiganya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Program Makan Bergizi Gratis.
Ester menilai langkah tersebut menjadi peringatan keras bagi seluruh pejabat negara agar tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan rakyat maupun Presiden.
“Kita semua harus mendukung pemerintah yang sedang berupaya menjalankan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Langkah tegas yang diambil Presiden ini membuktikan bahwa kepentingan rakyat berada di atas kepentingan individu maupun kelompok,” pungkasnya.



