Korannusantara.id – Padang Lawas, Kegiatan reses yang digelar di Desa Simbolon, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin (18/05/2026), berlangsung penuh aspirasi dan dialog hangat antara masyarakat dengan wakil rakyat.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait kondisi jalan menuju Sipiongot yang selama ini dinilai sulit dilalui dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Masyarakat berharap akses jalan tersebut segera dituntaskan karena menjadi jalur penting bagi aktivitas warga yang memiliki keluarga di wilayah Sipiongot, Siping, hingga daerah sekitarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Sumut dari PAN, Hermansyah Lubis menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebelumnya telah merencanakan pembangunan jalan itu pada tahun 2025. Namun proyek tersebut sempat dibatalkan akibat ulah oknum tertentu.
Hermansyah Lubis juga menceritakan perjuangannya bersama Iwan Ritonga dalam memperjuangkan agar pembangunan jalan kembali dilanjutkan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meminta Kepala Desa Luat Silangge membuat video kondisi jalan untuk diperlihatkan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara.
Dari video tersebut, Hermansyah Lubis bersama Iwan Ritonga kemudian menemui gubernur dan menyampaikan langsung kondisi masyarakat di lapangan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Pembangunan jalan kembali dilanjutkan pada tahun 2026 dan saat ini proses pengerjaan sedang berlangsung.
“Alhamdulillah pembangunan dilanjutkan. Mari kita dukung bersama dengan partisipasi aktif masyarakat agar pembangunan berjalan lancar dan bermanfaat untuk semua,” ujar Hermansyah Lubis.
Dalam kesempatan itu, warga Desa Simbolon, Sayfuddin Simbolon, turut menyampaikan apresiasi atas kelanjutan pembangunan jalan lingkar Paluta Simpang Goti–Gunung Manaon yang melewati Desa Simbolon, Kecamatan Padang Bolak.
Sementara itu, warga lainnya, Abdi Simbolon, menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan fasilitas air bersih melalui pompanisasi dari waduk serta keluhan mengenai kelangkaan pupuk subsidi yang dirasakan masyarakat petani.
Kegiatan reses berlangsung penuh keakraban sebagai bentuk penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung demi mendorong pembangunan yang lebih merata dan menyentuh kebutuhan warga di daerah.
( Irfan )



