• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

LSM Pers dan Mahasiswa Geruduk Inspektorat Tapsel Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Batang Tura Tuntut Audit

Redaksi by Redaksi
14 Mei 2026
in Daerah, Hukum & Kriminal
0
LSM Pers dan Mahasiswa Geruduk Inspektorat Tapsel Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Batang Tura Tuntut Audit
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Tapsel, Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi LSM, pers, mahasiswa, dan masyarakat Desa Batang Tura menggelar unjuk rasa damai di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

 

Mereka mendesak Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) segera melakukan audit terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa Batang Tura periode 2023–2025.

 

Aksi ini merupakan lanjutan dari laporan pengaduan masyarakat (Dumas) yang sebelumnya disampaikan ke Polres Tapanuli Selatan melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada 23 Januari 2026.

 

Dalam perkembangan berikutnya, berkas dugaan tersebut disebut telah dilimpahkan kepada APIP untuk ditindaklanjuti.

 

Dalam pantauan di lapangan, massa mulai memadati area kantor Inspektorat sejak pagi hari. Mereka membawa berbagai spanduk dan menyuarakan tuntutan agar proses audit tidak berlarut-larut.

 

Situasi sempat memanas ketika massa belum berhasil menemui Inspektur Tapanuli Selatan yang tidak berada di lokasi.

 

Ketegangan meningkat saat perwakilan Inspektorat, Sekretaris Ahmad Fikri, S.H., menemui massa.

 

Dialog yang berlangsung sempat diwarnai perdebatan tajam lantaran peserta aksi menilai penanganan laporan dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut berjalan lamban atau mandek.

 

Koordinator aksi, Mahmul Harahap, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat Desa Batang Tura menuntut kejelasan atas proses penanganan laporan tersebut.

 

Ia menyebut, pelimpahan berkas dari Unit Tipikor Polres Tapsel ke APIP semestinya segera ditindaklanjuti dengan audit lapangan.

 

Sementara itu, perwakilan LSM Pena Nusantara Bersatu sekaligus penanggung jawab aksi, Chris Zebua, menyatakan kekecewaannya atas tidak hadirnya Kepala Inspektorat.

 

Ia bahkan menegaskan massa akan mengambil langkah lebih jauh apabila tuntutan tidak direspons.

 

“Jika Kepala Inspektorat tidak hadir sesuai permintaan, kami akan menerobos kantor dan menjemput langsung,” ujarnya dalam orasi di tengah massa.

 

Situasi sempat memanas hingga sebagian massa menyalakan ban, namun aparat kepolisian dari Polres Tapanuli Selatan bersama Satpol PP segera melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan.

 

Setelah melalui proses negosiasi, sejumlah perwakilan massa akhirnya diperkenankan masuk ke ruang Inspektorat untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

 

Kepala Inspektorat Tapanuli Selatan, Hamdi S Pulungan, akhirnya menerima perwakilan demonstran dan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.

 

Ia berjanji segera melakukan audit internal serta turun ke lapangan pada pekan depan.

 

“Kami akan menindaklanjuti secepatnya. Minggu depan tim akan turun untuk melakukan pemeriksaan dan memanggil Kepala Desa Batang Tura untuk dimintai keterangan,” ujar Hamdi.

 

Ia juga meminta kepercayaan masyarakat agar proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.

 

Menurutnya, Inspektorat akan bekerja maksimal menindaklanjuti laporan yang telah dilimpahkan dari aparat penegak hukum.

 

“Kami berterima kasih atas aspirasi masyarakat. Mohon diberikan kepercayaan, kami akan selesaikan,” tambahnya.

 

Aksi akhirnya berakhir kondusif setelah adanya kesepakatan dialog antara perwakilan massa dan pihak Inspektorat.

 

(Indra Saputra)

67
Previous Post

Diguyur Hujan, Dihajar Armada Sawit: Jalan Dusun Sena Berubah Jadi Kubangan Lumpur

Next Post

Dari Metro Jaya ke Panggung Nasional, LSPI Soroti Peran Strategis Asep Edi Suheri

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
LSPI: Kritik Masyarakat terhadap Program MBG Harus Dipandang sebagai Energi Perbaikan

Dari Metro Jaya ke Panggung Nasional, LSPI Soroti Peran Strategis Asep Edi Suheri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.