Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah pengawasan Korem 023/Kawal Samudera terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat.
Pengawasan berkala disebut akan terus diperketat untuk memastikan seluruh proses sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pihak Korem 023/KS menegaskan bahwa langkah pengawasan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional yang juga mendapat dukungan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memastikan tidak ada dapur SPPG yang mengabaikan standar operasional yang berlaku.
“Kami melakukan pengecekan berlapis, mulai dari pemilihan bahan segar, proses memasak, hingga pengecekan akhir sebelum makanan dikemas dan didistribusikan ke sekolah-sekolah,” ujar Kepala Dapur SPPG Korem 023/KS dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Ia menambahkan, keberadaan dapur SPPG diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui pemanfaatan bahan pangan daerah.
Komandan Korem 023/KS, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Kepolisian setempat atas dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurut dia, selain program pemenuhan gizi, pemerintah juga menjalankan berbagai program pendukung lain seperti pembangunan infrastruktur dan penyediaan air bersih melalui sumur bor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menegaskan peran penting Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah dalam memastikan seluruh program pemerintah berjalan hingga tingkat paling bawah.
“Di daerah, Babinsa adalah ujung tombak. Tanpa mereka, program ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan program SPPG di wilayahnya.
Ia menyebut saat ini sudah terdapat 14 titik aktif yang akan terus dikembangkan.
“Pemerintah kota terus berkoordinasi agar program ini tepat sasaran, termasuk menjangkau wilayah paling pinggir,” kata Letnan.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan bersama agar pengelolaan dapur SPPG berjalan sesuai standar dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Pemerintah, kata dia, akan melakukan evaluasi dan investigasi apabila ditemukan dapur yang tidak memenuhi ketentuan.
Acara peresmian Dapur SPPG di Kelurahan Losung Batu tersebut turut dihadiri Dandim 0212/TS, Kapolres Padangsidimpuan, anggota DPRD, perangkat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pekerja SPPG.
(Indra Saputra)



