LAMPUNG — Organisasi relawan perempuan Emak Muda (EMUD) Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam aksi sosial nasional melalui program penyaluran bantuan beras kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Program yang digagas oleh Ketua Umum EMUD, Oktasari Sabil, ini menjadi bagian dari gerakan nasional penyaluran bantuan pangan dengan target mencapai 100 ribu penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain penyaluran bantuan beras, rangkaian kegiatan Ramadan tersebut juga diisi dengan pembagian takjil sebagai bentuk kebersamaan relawan EMUD dengan masyarakat dalam menyambut waktu berbuka puasa.
Oktasari Sabil menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata relawan perempuan dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pokok selama Ramadan.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan EMUD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan,” ujar Oktasari Sabil.
Di Provinsi Lampung, kegiatan penyaluran dilakukan oleh Ketua EMUD Lampung, Hikmah Wulennai, bersama relawan yang turun langsung ke masyarakat.
Hikmah Wulennai menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari aksi serentak EMUD di berbagai wilayah Indonesia yang telah dilaksanakan di sejumlah provinsi sebelum akhirnya hadir di Lampung.
“Kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menyampaikan pesan kepedulian dan kebersamaan. Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial,” kata Hikmah Wulennai.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan relawan lokal dan warga setempat dalam suasana penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara organisasi relawan dan masyarakat.
Melalui program tersebut, EMUD berharap gerakan sosial ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari nilai dasar kehidupan sosial bangsa Indonesia.



