• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Soft Launching Buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat, Jenderal Sigit Memimpin Dengan Keteladanan

Putra by Putra
2 Maret 2026
in Nasional, Politik
0
Soft Launching Buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat, Jenderal Sigit Memimpin Dengan Keteladanan

Ket. Nasky Putra Tandjung (Penulis Buku: "Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat." Memimpin Dengan Keteladanan: Rekam Jejak Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si Bagi NKRI." sekaligus Analis kebijakan publik dan politik nasional). (Foto: Dok. Pribadi)

0
SHARES
80
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Menjelang satu abad kemerdekaan pada tahun 2045, arah pembangunan nasional terus diarahkan menuju terwujudnya “Indonesia Emas 2045”. Pemerintah telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) sebagai pijakan strategis menuju cita-cita tersebut. Tantangannya tidak ringan: ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, serta krisis perubahan iklim menjadi realitas yang harus dihadapi dengan keteguhan visi dan soliditas nasional.

Mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur membutuhkan pembangunan ekonomi yang berkeadilan, demokrasi yang berkeadaban, supremasi hukum yang tegas namun humanis, serta pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Di sinilah peran seluruh kementerian dan lembaga negara, termasuk Polri, menjadi sangat strategis.

Melalui buku ini, saya mengajak seluruh anak bangsa untuk memahami arah transformasi Polri Presisi dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kiranya kehadiran buku ini dapat menambah wawasan kebangsaan, memperkaya literasi publik, serta memperkuat optimisme kita bersama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, pernah mengatakan bahwa menulis adalah sebuah keberanian. Saya meyakini sepenuhnya pernyataan tersebut. Menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan pergulatan antara akal dan nurani; sebuah proses dialektika yang menuntut kejujuran intelektual sekaligus keteguhan moral.

Melalui buku maupun artikel di berbagai media, saya berupaya menghadirkan gagasan yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif dan konstruktif. Sebagai analis kebijakan publik dan politik nasional, saya memandang penting untuk menghadirkan literasi yang objektif, argumentatif, dan berimbang kepada publik.

Buku ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral saya sebagai elemen masyarakat sipil (civil society) yang berkecimpung dalam dunia kebijakan publik. Retorika yang diucapkan dapat memudar oleh waktu, tetapi gagasan yang dituliskan memiliki daya hidup yang lebih panjang. Karena itu, menulis adalah ikhtiar merawat pikiran agar tetap relevan bagi generasi mendatang.

Buku ini berjudul “POLRI PRESISI: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat”. Judul yang panjang ini saya pilih dengan kesadaran penuh, sebagai upaya membumikan gagasan tentang transformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo, dalam konteks pemerintahan Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto.

Saya berikhtiar menghadirkan perspektif yang jernih bahwa institusi kepolisian, sebagaimana institusi publik lainnya, tidak lepas dari tantangan dan dinamika. Namun di tengah berbagai ujian tersebut, transformasi Polri Presisi diarahkan pada pembenahan internal, keterbukaan terhadap kritik, serta peningkatan profesionalisme demi pelayanan yang humanis, adil, dan transparan.

Buku ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi anggota Polri dalam memahami arah kebijakan transformasi Polri Presisi—sebagai institusi yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan menjunjung tinggi supremasi hukum dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menjaga Kedaulatan Melalui Keadilan: Polri Presisi dalam Kerangka Asta Cita

Negara yang besar tidak diukur dari luas wilayahnya, melainkan dari tegaknya hukum. Negara yang berdaulat tidak dibangun di atas ketakutan, tetapi di atas keadilan. Dan keadilan hanya akan hidup apabila penegakan hukum berdiri kokoh—tidak tunduk pada tekanan, tidak goyah oleh kekuasaan.

Dalam konstruksi negara hukum, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bukan sekadar institusi teknis, melainkan pilar utama kedaulatan negara. Di tangan Polri, hukum dapat hadir secara nyata atau justru kehilangan wibawanya. Di mata rakyat, Polri adalah wajah negara yang paling konkret: apakah negara benar-benar melindungi, atau justru melukai kepercayaan publik.

Di bawah kepemimpinan nasional Presiden Prabowo Subianto, bangsa ini diarahkan pada delapan agenda strategis yang dikenal sebagai Asta Cita—sebuah ikhtiar besar untuk memperkuat kedaulatan, pertahanan dan keamanan, pembangunan ekonomi, serta keadilan sosial.

Dalam kerangka Asta Cita tersebut, Polri tidak boleh berdiri di pinggir sejarah. Polri harus berada di jantung negara: menjaga stabilitas, menegakkan hukum, dan melindungi martabat rakyat. Transformasi Polri melalui paradigma Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) bukanlah sekadar proyek administratif. Ia merupakan pernyataan politik hukum negara bahwa keamanan tidak boleh dipisahkan dari keadilan, bahwa kekuatan tidak boleh dilepaskan dari hukum, dan bahwa kewibawaan negara harus lahir dari kepercayaan rakyat.

Di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Polri diarahkan menjadi institusi yang modern, terbuka, demokratis, responsif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Tantangan yang dihadapi bangsa ini tidak lagi terbatas pada kejahatan konvensional, melainkan juga kejahatan siber, kejahatan terorganisasi, radikalisme, konflik sosial, serta disrupsi teknologi yang menguji ketahanan hukum negara.

Di medan inilah Polri Presisi diuji: apakah ia hanya kuat secara struktur, atau benar-benar adil dalam fungsinya.

Buku ini menempatkan Polri bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, melainkan sebagai penjaga masa depan negara. Tanpa kepolisian yang profesional dan dipercaya, demokrasi akan kehilangan makna, pembangunan kehilangan fondasi, dan hukum kehilangan wibawa.

Stabilitas keamanan bukan tujuan akhir, melainkan prasyarat mutlak bagi terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Asta Cita tidak boleh berhenti sebagai dokumen politik. Ia harus menjelma menjadi praktik hukum yang dirasakan rakyat. Di sektor penegakan hukum, Polri Presisi merupakan ujung tombaknya. Jika Asta Cita adalah peta jalan negara, maka Polri Presisi adalah kendaraan institusionalnya. Keduanya akan kehilangan arah bila tidak dikemudikan dengan integritas, keberanian moral, dan kesetiaan pada konstitusi.

Buku yang ditulis oleh Saudara Nasky Putra Tandjung ini menghadirkan perspektif yang komprehensif mengenai arah transformasi Polri Presisi dalam konteks pembangunan nasional dan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis tidak hanya menempatkan Polri sebagai institusi teknis penegak hukum, tetapi juga sebagai aktor strategis dalam menopang stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan hak asasi manusia.

Karya ini memiliki arti penting sebagai literatur kebijakan publik yang menghubungkan visi kepemimpinan nasional, arah pembangunan hukum, dan peran strategis Polri sebagai garda terdepan pelayanan negara dalam mewujudkan program-program strategis nasional.

Dengan pendekatan yang argumentatif dan reflektif, penulis mengajak pembaca memahami bahwa reformasi kepolisian bukanlah proses instan, melainkan perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, integritas, serta keberanian untuk melakukan koreksi diri.

Saya meyakini, kehadiran buku ini dapat menjadi referensi berharga bagi kalangan akademisi, praktisi hukum, aparat kepolisian, serta masyarakat luas dalam membaca dinamika transformasi Polri secara lebih objektif dan konstruktif.

Lebih dari itu, buku ini menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi negara pada hakikatnya terletak pada kepercayaan rakyat—dan kepercayaan hanya dapat diraih melalui kerja nyata yang berlandaskan hukum dan keadilan.

Dikahir saya menegaskan, melalui buku Polri PRESISI: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi Untuk Masyarakat. Saya berupaya menghadirkan pembacaan yang jernih dan argumentatif tentang arah transformasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri, Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Bagi saya, Polri bukan hanya sekedar institusi penegak hukum, melainkan pilar strategis negara yang menentukan tegak atau runtuhnya kepercayaan publik terhadap hukum dan keadilan.

Buku ini saya tulis sebagai bagian dari tanggung jawab intelektual untuk menempatkan agenda Presisi-Prediktif-Respintabilitas dan Transpransi Berkeadilan-dalam kerangka pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Reformasi Polri bukan proses instan, melainkan perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, integritas, dan keberanian untuk terus berbenah.

Oleh sebab itu, Saya berharap karya ini menjadi jembatan dialog antara institusi Polri dan masyarakat, sekaligus ikhtiar kecil untuk merawat optimisme bahwa hukum yang ditegakkan dengan profesional dan humanis akan selalu menjadi fondasi kokoh bagi masa depan bangsa.

Penulis: Nasky Putra Tandjung (Penulis Buku: “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat.” Memimpin Dengan Keteladanan: Rekam Jejak Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si Bagi NKRI.” sekaligus Analis kebijakan publik dan politik nasional)

276
Tags: Analis Kebijakan PublikAsta Cita PresidenKapolriListyo Sigit PrabowoNasky Putra TandjungPolriPolri Presisi
Previous Post

MUI Desak Presiden Prabowo Cabut Keanggotaan dari BoP Terkait Serangan Israel AS Ke Iran

Next Post

Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan Arus Mudik

Putra

Putra

Next Post
Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan Arus Mudik

Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan Arus Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.