Korannusantara.id – Tanah Karo, Sumatera Utara, Founder Bumi Turang Institute sekaligus Wabendum BADKO HMI Sumatera Utara Periode 2022-2024, Fauzan Hariansyah Bangun, S.Pd, menilai bahwa AKBP Pebriandi Haloho bersama Kasatreskrim dan jajaran Polres Tanah Karo menunjukkan kerja nyata dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Karo.
Menurut Fauzan, penilaian terhadap kinerja kepolisian harus berbasis data dan tindakan konkret, bukan opini subjektif.
“Jika melihat pengungkapan kasus narkotika, penindakan perjudian, hingga keberhasilan Satreskrim mengungkap sejumlah kasus kriminal berat, itu adalah indikator kerja operasional yang nyata,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pemberian penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk manajemen internal yang berbasis kinerja dan profesionalisme.
“Budaya apresiasi menunjukkan adanya sistem evaluasi yang sehat. Ini penting untuk menjaga motivasi dan integritas aparat,” tambahnya.
Fauzan menegaskan bahwa objektivitas tetap diperlukan. Evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa Polres Tanah Karo tidak hanya bergerak dalam ranah seremonial, melainkan menjalankan fungsi penegakan hukum secara aktif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung serta mengawasi secara konstruktif agar stabilitas keamanan di Kabupaten Karo terus terjaga.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kritik boleh, tetapi harus adil dan berbasis fakta,” tutupnya.



