Korannusantara.id, KOTA BEKASI – Komitmen memperluas akses pendidikan bagi warga terus ditunjukkan Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmadi. Melalui perannya di Komisi IV, ia aktif mendorong program bantuan bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Upaya tersebut kembali ia sampaikan saat menggelar Reses I Tahun 2026 di Kecamatan Jatiasih. Dalam forum dialog bersama warga, legislator yang akrab disapa Madong itu mengungkap keberhasilannya memperjuangkan beasiswa melalui program Pemerintah Kota Bekasi.
Menurut Ahmadi, pendampingan difokuskan kepada mahasiswa yang telah menempuh pendidikan minimal semester dua dan tidak terdaftar sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat.
“Saya sudah melakukan pendampingan kepada hampir 30 mahasiswa yang kesulitan membayar kuliah. Alhamdulillah, mereka kini mendapatkan beasiswa dari Pemkot Bekasi,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban ekonomi mahasiswa sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka.
“Mudah-mudahan ini bisa membantu perjalanan mereka selama kuliah dan menjadi kebanggaan bagi orang tua yang mungkin belum pernah merasakan bangku perguruan tinggi, namun kini dapat melihat anaknya lulus,” tambahnya.
Madong menjelaskan, penerima beasiswa mayoritas berasal dari daerah pemilihannya, meliputi Jatisampurna dan Pondokmelati, selain Jatiasih. Sebagian besar mahasiswa tersebut menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi swasta, baik di dalam maupun luar daerah.
Ia pun mengimbau warga yang memiliki KTP Kota Bekasi agar tidak ragu melapor jika anaknya mengalami kesulitan biaya kuliah.
“Silakan hubungi saya atau tim untuk mendapatkan bantuan beasiswa dari Pemkot. Namun program ini diprioritaskan bagi mahasiswa tidak mampu dan yang belum menerima PIP,” tegasnya.( ADV)



