Korannusantara.id, Kota Bekasi -Permasalahan banjir kembali menjadi sorotan di wilayah Kota Bekasi setelah warga mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras. Keluhan tersebut mengemuka dalam kegiatan Jaring Aspirasi (Reses) I Tahun 2026 yang digelar anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, A. Syafei, di RW 12, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu (15/2/2026).
Salah seorang warga RT 04/RW 12, Romli, mengungkapkan bahwa banjir hampir selalu melanda lingkungannya setiap kali hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan, ketinggian air disebut dapat mencapai pinggang orang dewasa akibat tanggul yang jebol.
Menanggapi hal tersebut, Syafei membenarkan adanya kerusakan tanggul yang menjadi salah satu pemicu banjir di kawasan permukiman warga. Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan survei dan pengecekan langsung ke lokasi, mengingat persoalan tersebut juga berkaitan dengan area perumahan.
Menurutnya, selain tanggul jebol, saluran air yang tidak berfungsi optimal turut memperparah kondisi. Sejumlah drainase dilaporkan mengalami penyumbatan sehingga aliran air terhambat saat curah hujan meningkat.
Syafei juga meminta Ketua RT setempat segera menjalin komunikasi dengan pihak pengelola perumahan guna memastikan akses saluran pembuangan air tetap terbuka dan dapat berfungsi maksimal.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan banjir di wilayah Jakamulya dan Jakasetia diharapkan dapat terealisasi melalui rencana pembukaan Situ Wong yang telah masuk dalam anggaran pemerintah daerah. Tahapan awal akan difokuskan pada pembebasan lahan sebelum pembangunan dimulai.
Pembenahan Situ Wong diharapkan tidak hanya menjadi solusi pengendalian banjir melalui fungsi resapan air, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain persoalan banjir, warga turut menyampaikan berbagai aspirasi lain, di antaranya penambahan penerangan jalan umum (PJU), peningkatan layanan kader Posyandu, serta dukungan bagi pelaku usaha kecil demi mendorong pertumbuhan ekonomi lingkungan. ( ADV).



