• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 Akan Tercapai

Putra by Putra
12 Januari 2026
in Nasional
0
Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 Akan Tercapai

Ket. Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). (Foto: Tangkapan layar youtube Setpres)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto bercita-cita menghadirkan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029 untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui pembangunan sektor pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Negara saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bertempat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2025).

“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai,” kata Prabowo.

Dalam pidato sambutannya, Presiden optimistis target pembangunan sekolah tersebut dapat tercapai, meskipun mengakui capaian saat ini masih membutuhkan kerja keras berkelanjutan.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta jajaran atas kerja keras yang telah dilakukan dalam merealisasikan program tersebut.

“Kepala Negara juga menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, termasuk para menteri koordinator serta kementerian yang membidangi pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, sains, dan keagamaan,” tegasnya.

Presiden mengungkapkan bahwa ke depan, setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 murid. Dengan demikian, apabila target 500 sekolah tercapai maka total peserta didik yang terlayani dapat mencapai 500 ribu murid secara nasional.

Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat tercatat sekitar 15 ribu orang. Namun, Presiden menyatakan bahwa pada akhir tahun 2026, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga 30 ribu siswa seiring bertambahnya sekolah yang beroperasi.

“Presiden Prabowo mengatakan bahwa program Sekolah Rakyat bukan sekadar agenda pendidikan, melainkan bagian dari visi besar pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan,” katanya.

Prabowo menargetkan pada akhir masa jabatannya pada 2029, kelompok masyarakat miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2, dapat mengalami perubahan nasib secara signifikan.

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029, mereka yang berada di kemiskinan ekstrem bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, agenda peresmian operasional Sekolah Rakyat di 131 kabupaten/kota dan menembus wilayah 3T (terdepan, terluar, terpencil), seperti Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara, ditandai dengan penekanan tombol sirine.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan 166 sekolah Rakyat di Indonesia,” katanya.

Sekolah Rakyat bertujuan memberi pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Rata-rata orang tua siswa Sekolah Rakyat adalah buruh informal, namun memiliki anak yang menunjukkan prestasi dan keunikan beragam. Dengan ruang tumbuh dan pemetaan potensi yang tepat, program ini menjadi wadah untuk mereka berkembang.

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Mendikti Brian, Menteri PU Doddy Hanggodo, Menkomdigi Meutya, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI dan Kapolri.

Turut hadir para gubernur dan bupati/wali kota dari sejumlah daerah yang menjadi tempat beroperasinya 166 Sekolah Rakyat. (red)

 

85
Tags: PendidikanPrabowoSekolah RakyatSiswa
Previous Post

Pemkab Bekasi Luncurkan BOSS, Permudah Perizinan Digital dan Perkuat Iklim Investasi

Next Post

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat Tersebar di 34 Provinsi

Putra

Putra

Next Post
Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 Akan Tercapai

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat Tersebar di 34 Provinsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.