Korannusantara.id, Kab Bekasi — Sosok aparatur sipil negara (ASN) yang lahir di Subang, 09 Mei 1974, Drs. Muhamad Kurnaepi MM, kembali menorehkan prestasi gemilang dalam perjalanan panjang kariernya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Atas dedikasi dan pengabdian selama lebih dari tiga dekade, ia dianugerahi Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada ASN dengan loyalitas, integritas, serta kontribusi nyata terhadap pelayanan publik.
Karier Kurnaepi dimulai sejak tahun 1995 ketika ia menjabat sebagai Kasubsi Pemerintahan Desa Kecamatan Muaragembong (1995–1998). Kiprahnya kemudian dipercaya sebagai Koorlak/Sepri Bupati/Ajudan Bupati (1998–2007), sebelum mengemban sejumlah jabatan strategis lain, termasuk Kepala Seksi Pendaftaran Pajak Daerah, Kepala Seksi Kas Daerah, serta Kepala Seksi Belanja Pegawai.
Pada tahun 2013 hingga 2014, ia dipercaya memimpin Bidang Perbendaharaan Daerah, kemudian menjadi Sekretaris Pelaksana BPBD (2014–2016). Dedikasi dan kemampuannya membawa ia naik menjadi Kepala Bidang PBB (2016–2017) dan Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda (2017–2018).
Pada masa inilah Kurnaepi melahirkan salah satu inovasi terbesarnya: penerapan aplikasi e-BPHTB, sebuah sistem digital yang mempermudah proses Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Inovasi ini berhasil meningkatkan transparansi pelayanan, mempercepat proses administrasi, dan memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah. Transformasi digital tersebut menjadi salah satu alasan kuat baginya meraih pengakuan nasional berupa Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun.
Setelahnya, Kurnaepi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (2018–2019), lalu Camat Cibarusah (2019–2023), hingga akhirnya dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi sejak Maret 2023 hingga kini.
Selama masa pengabdiannya, Kurnaepi telah menerima beberapa penghargaan, di antaranya:
1. Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun
2. Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun
3. Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun (paling terbaru dan menjadi pencapaian tertinggi)
4. Pramuka Pancawarsa 2
5. Pramuka Pancawarsa 3
Rangkaian penghargaan tersebut menggambarkan konsistensi pengabdiannya dari waktu ke waktu. Pencapaian Satya Lencana 30 Tahun menjadi bukti bahwa komitmen, inovasi, serta profesionalitas yang ia tunjukkan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.
Dengan rekam jejak panjang, berbagai inovasi, dan sederet penghargaan, Drs. Muhamad Kurnaepi MM menjadi salah satu figur aparatur terbaik yang hadir dari Kabupaten Bekasi, sekaligus teladan bagi generasi ASN berikutnya.
Apresiasi Pengamat: ASN BerAkhlak yang Layak Naik Jabatan
Pengamat komunikasi dan kebijakan pemerintah, Ilham Fadli M. Ikom, memberikan apresiasi tinggi atas rekam jejak dan inovasi yang dibangun Muhamad Kurnaepi. Menurutnya, sosok seperti Kurnaepi adalah figur ASN yang benar-benar menunjukkan implementasi prinsip ASN BerAkhlak, baik dari sisi profesionalitas, integritas, maupun orientasi pelayanannya.
“Rekam jejak beliau sudah sangat memadai. Inovasi yang beliau ciptakan, terutama digitalisasi layanan pajak, adalah bukti konkrit bahwa beliau bekerja dengan hasil dan bukan sekadar rutinitas. ASN seperti ini layak mendapatkan apresiasi yang lebih, termasuk amanah jabatan strategis,” ujar Ilham.
Ia menambahkan, inovasi e-BPHTB telah menjadi salah satu contoh keberhasilan transformasi digital di pemerintahan daerah, sehingga layak dijadikan model bagi perangkat daerah lainnya. Menurut Ilham, keberhasilan tersebut menegaskan bahwa Kurnaepi tidak hanya loyal dalam pengabdian, tetapi juga mampu mendorong perubahan yang berdampak langsung kepada publik.
“Dalam konteks birokrasi modern, figur seperti Muhamad Kurnaepi adalah aset penting. Kompetensi, pengalaman, dan etika kerjanya telah teruji bertahun-tahun. Sudah selayaknya pemerintah daerah memberi ruang lebih luas bagi ASN berprestasi seperti beliau,” tambahnya.
Saat ini, Muhamad Kurnaepi tengah mengikuti proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bekasi, sebuah perangkat daerah baru hasil turunan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dengan rekam jejak yang panjang serta inovasi yang teruji, ia dinilai memiliki kapasitas kuat untuk menduduki jabatan strategis tersebut.
Dengan berbagai pencapaian, pengalaman, dan inovasi yang telah diciptakan, Muhamad Kurnaepi dinilai sebagai salah satu ASN terbaik dari Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi teladan bagi generasi aparatur penerus di era birokrasi modern. ( Red)



