Korannusantara.id – Medan, 26 November 2025, Polda Sumatera Utara merilis laporan resmi terkait perkembangan situasi bencana alam yang terjadi di wilayah hukumnya pada Selasa (25/11/2025). Total 15 kejadian bencana tercatat dalam 24 jam terakhir, meliputi 11 tanah longsor, 3 banjir, dan 1 pohon tumbang, yang tersebar di enam kabupaten/kota: Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias.
Data yang dihimpun menunjukkan dampak signifikan, baik dari sisi korban maupun kerusakan. Sebanyak 24 warga menjadi korban, terdiri dari 10 meninggal dunia, 8 luka-luka, dan 6 orang masih dalam pencarian. Selain itu, puluhan rumah rusak, warga mengungsi, dan beberapa badan jalan nasional tertutup material longso
TAPTENG: 4 WARGA TEWAS TERTIMBUN LONGSOR
Polres Tapanuli Tengah melaporkan tanah longsor terjadi di Dusun I, Desa Mardame, pada pukul 07.00 WIB. Empat warga meninggal dunia setelah rumah mereka tertimbun material longsor.
MADINA: BANJIR DAN LONGSOR PICU PENGUNGSIAN 400 ORANG
Dua kejadian terjadi di Mandailing Natal:
1. Tanah longsor di Jembatan Aek Inumon II menutup badan jalan pada pukul 07.30 WIB.
2. Banjir di Kecamatan Muara Batang Gadis pada Senin malam (24/11) memaksa 400 warga mengungsi dan menyebabkan kerusakan rumah tinggal
TAPSEL: POHON TUMBANG TEWASKAN 1 WARGA
Di Desa Sisundung, Tapanuli Selatan, hujan deras menyebabkan pohon tumbang pada pukul 02.30 WIB. Insiden ini menewaskan satu warga dan melukai satu lainnya. Rumah warga juga dilaporkan rusak.
TAPUT: 5 KEJADIAN LONGSOR DAN 2 BANJIR, JALINSUM SEMPAT TERPUTUS
Tapanuli Utara mencatat kejadian terbanyak dengan lima titik longsor dan dua banjir yang mengakibatkan korban luka, kerusakan rumah, dan terganggunya akses Jalinsum.
Kecamatan Adiankoting, Tiga titik longsor di Jalinsum KM 29–35. Satu warga, Haratua Sipahutar (50), mengalami luka serius di kepala dan dirawat di RSUD Tarutung.
Kecamatan Pahae Jae, Satu titik longsor di Desa Sitolu Ompu menyebabkan empat korban luka: Dahlia Banjarnahor (27), Iben Parapat (15), Liora Parapat (5), dan Lenora Parapat (5).
Longsor juga menutup badan jalan di Jalinsum Tarutung–Sipirok. Banjir Purbatua & Pahae Jae Kerusakan rumah warga dilaporkan di dua desa akibat banjir.
Satu jalur Jembatan Aek Puli rusak, tetapi arus lalu lintas masih berjalan melalui jalur alternatif di sisi lain jembatan.
SIBOLGA: 6 TITIK LONGSOR, 12 KORBAN, 5 MENINGGAL
Polres Sibolga mencatat enam titik longsor di antaranya di kawasan Cafe Rumah Uci, Bukit Aido, Masjid Budi Sehati, STPI Sibolga, dan SMPN 5 Sibolga. Total 12 warga menjadi korban: 5 meninggal dunia 3 luka-luka 4 masih dalam pencarian Sebanyak 17 rumah rusak berat dan ringan.
Di Kota Gunungsitoli, tanah longsor terjadi di Desa Hiligodu KM 12. Tidak ada korban jiwa, namun badan jalan tertutup material tanah dan batu.



