Korannusantara.id – Pekanbaru, 24 Oktober 2025, Kementerian Sosial Politik, dan Hukum (Sospolkum) BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) sukses menggelar kegiatan Kajian Akar Rumput dengan tema “Mahasiswa, Organisasi, dan Karakter” di Lapangan MTQ Pekanbaru.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan yang tergabung dalam kaderisasi BEM UHTP, sekaligus menjadi wadah reflektif bagi generasi muda untuk memperdalam nilai-nilai keorganisasian dan karakter mahasiswa di era modern.
Dengan suasana yang terbuka dan interaktif, kajian ini menghadirkan diskusi mendalam tentang pentingnya mahasiswa memahami peran strategisnya sebagai agen perubahan. Melalui organisasi, mahasiswa tidak hanya belajar tentang manajemen kegiatan, tetapi juga ditempa untuk membangun karakter yang berintegritas, berani, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Kegiatan ini menghadirkan Syahradi Ramatul sebagai pemantik materi dan Ahmad Dani sebagai moderator. Dalam pemaparannya, Syahradi menegaskan bahwa kajian ini merupakan bentuk nyata dari upaya mengembalikan semangat mahasiswa agar lebih dekat dengan persoalan masyarakat.
“Mahasiswa hari ini harus kembali ke akar memahami realitas sosial dan berani mengambil peran. Organisasi adalah tempat kita belajar nilai-nilai perjuangan, tanggung jawab, dan solidaritas, ”ujar Andi Lukmana, Menteri Sosial, Politik, dan Hukum BEM UHTP.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pandangan mengenai tantangan mahasiswa masa kini, termasuk bagaimana menjaga keseimbangan antara akademik, organisasi, dan kehidupan sosial. Antusiasme peserta terlihat dari beragam ide, tanggapan, dan refleksi yang muncul sepanjang sesi kajian berlangsung. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemateri, Hani Fathul Hasanah.
Melalui Kajian Akar Rumput ini, BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru berharap mahasiswa dapat menumbuhkan kesadaran kritis serta memperkuat peran organisasi sebagai media pembentukan karakter.
Kementerian Sospolkum BEM UHTP berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kemahasiswaan dan kebangsaan. Hal ini ditegaskan oleh Muhammad Pandu Saputra, selaku pemateri kedua dalam kegiatan tersebut.



