• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Kapolri dan Menhut Perkuat Sinergitas Tangani Karhutla

Putra by Putra
24 Oktober 2025
in Nasional
0
Kapolri dan Menhut Perkuat Sinergitas Tangani Karhutla

Ket. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berbicara dalam audiensi di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/10/2025). (Foto: Divisi Humas Polri)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni memperkuat sinergisitas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penguatan itu dibicarakan melalui audiensi bersama antara Kapolri dan Menhut di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta.

“Kami baru saja melaksanakan semacam rapat koordinasi sekaligus analisis dan evaluasi terkait dengan program-program yang berhubungan dengan masalah penanganan kebakaran hutan,” kata Kapolri dalam keterangannya, Jum’at (24/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, ujar Kapolri, kedua belah pihak mencatatkan beberapa poin upaya penguatan dalam menghadapi karhutla ke depan.

Poin pertama adalah penanganan karhutla melalui langkah pencegahan, salah satunya edukasi kepada masyarakat setempat terkait penerapan kearifan lokal.

“Ini yang tentunya kemudian harus kita kontrol dengan baik sehingga proses pada saat melaksanakan kearifan lokal, ini betul-betul diikuti dengan aturan bagaimana pada saat mau dilaksanakan, dilaporkan terlebih dahulu kemudian ditunggu sampai dengan selesai sehingga kemudian tidak terjadi masalah,” katanya.

Dirinya juga mendorong perusahaan swasta untuk juga memberikan edukasi agar masyarakat yang ingin membuka lahan tidak akan menggunakan cara pembakaran.

Selain pencegahan, Kapolri menyebut bahwa penegakan hukum juga berpengaruh pada turunnya angka karhutla.

Poin berikutnya adalah meningkatkan kesigapan gabungan personel dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Polri, TNI, dan masyarakat setempat dalam menangani karhutla.

“Itu semua disatukan dalam satu satgas yang dilengkapi dengan command center, baik dari pusat maupun di daerah, sehingga kemudian setiap ada hotspot (titik api) termonitor, anggota personel satgas gabungan bisa bergerak ke titik api,” kata Kapolri.

Poin selanjutnya adalah mendorong perusahaan-perusahaan perkebunan, khususnya sawit, untuk memiliki parit maupun sumber air dalam rangka menyiapkan pasokan air sebelum kekeringan tiba.

“Sehingga nanti pada saat ada peristiwa kebakaran, khususnya nanti pada saat terjadi El Nino, sumber air semuanya dalam kondisi siap, peralatan-peralatan juga siap sehingga kemudian proses pemadaman awal bisa segera cepat dilakukan,” ucap Kapolri.

Terakhir, dalam rangka menghadapi El Nino, Kapolri juga mengingatkan agar water bombing sampai dengan operasi modifikasi cuaca disiapkan agar bisa berjalan baik.

Dalam kesempatan yang sama Menhut Raja Juli Antoni menyampaikan apresiasinya kepada Polri yang telah bekerja sama dengan Kemenhut dalam menekan angka karhutla yang sebelumnya 376.000 hektare pada tahun 2024, turun menjadi 213.000 hektare pada tahun 2025.

Menurutnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian merupakan salah satu faktor yang mendukung adanya penurunan angka tersebut.

“Di beberapa tempat, efek jera karena penegakan hukum yang cukup baik dan efektif dari pihak kepolisian mengakibatkan orang yang nakal yang bermain-main dengan membakar lahan untuk memudahkan berkebun misalkan, angkanya dapat ditekan dengan baik,” katanya.

(red)

 

132
Tags: KapolriKarhutlaMemhutPolriRaja Juli Antoni
Previous Post

Tujuh Renungan Etika Kedokteran di Persimpangan: Menjawab AI, Modal, dan Nurani

Next Post

Kementerian Sospolkum BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Kajian Akar Rumput: Mahasiswa, Organisasi, dan Karakter

Putra

Putra

Next Post
Kementerian Sospolkum BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Kajian Akar Rumput: Mahasiswa, Organisasi, dan Karakter

Kementerian Sospolkum BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Kajian Akar Rumput: Mahasiswa, Organisasi, dan Karakter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.