Korannusantara.id – Jakarta, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menerima kunjungan DPP Dewan Perhimpunan Pengusaha dan Petani Kenaf Indonesia DEPPKINDO di Ruangan Komisi XII DPR RI Senayan pada 22/10/2025.
DEPPKINDO yang dihadiri Plt Ketua Umum Drs. Ahmad Yani Panjaitan di dampingi Sekjen Subhan Chair dan Waketum Hendra Thaher memaparkan bagaimana potensi tanaman Kenaf ini akan menjadi tanaman primadona di Indonesia karrna selain masa tanam yg hanya berusia 3-4 bulan panen, tanaman ini juga bisa tumbuh disemua jenis tanah karena sejenis tanaman Perdu.
“Dengan usia yang singkat tsb, Kenaf dapat menjadi bahan baku Bio Massa atau Wood Pellet dengan Kalori antara 4.200 – 4.600 dengan kandungan sulfur yang hanya 0,03 persen.” ungkap Ahmad Yani Panjaitan
Sementara itu selaku Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya sangat mendukung pengembangan tanaman Agro Industri di Indonesia karena sesuatu dengan arah kebijakan Asta Cita Pemerintah yang akan mengalihkan energi fosil ke bio energi yang salah satunya adalah Bio Massa atau Wood Pellet.
“Sekedar mengingatkan bahwa yang paling utama untuk mengembangkan sebuah produk pertanian seperti kenaf ini adalah investasinya, oleh karena itu Bambang menyarankan agar DEPPKINDO dapat meyakinkan Petani atau investor berminat berivestasi disektor ini.” Ucap Bambang Patijaya
Bambang juga menyampaikan bahwa Tupoksi Komisi XII itu akan selalu mengawal kebijakan kebijakan energi nasional yang berfihak kepada rakyat sesuai dengan bunyi pasal 33 UUD 1945.
“Kita ingin bagaimana semua potensi energi baik yang fosil maupun dari Bio energi bisa bermanfaat untuk rakyat dan bisa meningkatkan kesejahteraan buat rakyat” ujar Anggota Fraksi Partai Golkar ini.
DEPPKINDO juga menyampaikan tentang potensi lain kenaf ini yakni serat nya untuk bahan baku helm, dashboard dll, sementara daunnya memiliki protein yang baik untuk pakan ternak dan rokok herbal serta biji bunganya untuk minyak asiri dan kopi. “Bahkan batang kenaf juga mengandung ethanol” ujar Ahmad Yani



