• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Mencapai Generasi Unggul Kepri 2045, Edi: SDMM Dan SDMB Harus Menjadi Aktor Utama yang Dilibatkan

Redaksi by Redaksi
10 Oktober 2025
in Daerah
0
Mencapai Generasi Unggul Kepri 2045, Edi: SDMM Dan SDMB Harus Menjadi Aktor Utama yang Dilibatkan
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KoranNusnatara.id,KEPRI- Pembangunan dan pengembangan wilayah maritim di Indonesia hingga detik ini masih menjadi bahasan serius dilingkungan masyarakat, salah satunya maritim di Kepulauan Riau (Kepri).

Luasnya wilayah lautan dan perairan Kepri yang mencapai 96% yang hanya menyisakan 4% wilayah daratan, menjadi salah satu wilayah dengan potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia.

Pengelolaan dan pengembangan dari kekayaan maritim Kepri dinilai tidak cukup hanya dengan memanfaatkan nilai jual sumberdaya alamnya saja.

Dibutuhkan keterlibatan manusia dalam hal ini masyarakat Kepri yang berdaya, terampil dan memiliki kompetensi unggul agar pemanfaatan sumber daya maritim Kepri dapat mencapai kesejahteraan masyarakat.

Edi Putra dan Aprianti dalam bukunya yang berjudul “Sentimen Maritim: Kepri 2045”, mengklasifikasikan sumber daya manusia (SDM) menjadi dua kelompok yakni Sumber Daya Manusia dari Birokrat (SDMB) dan Sumber Daya Manusia dari Masyarakat (SDMM).

Buku yang baru saja terbit ini, berupaya untuk membuka cakrawala berpikir masyarakat khususnya pemuda Kepri dan pemerintah daerah, dalam menempatkan posisi SDMB dan SDMM sebagai salah satu faktor utama dan strategis dalam pencapaian pembangunan dan pengembangan masyarakat maritim di Kepri emas tahun 2045.

“Kemaritiman di Kepri ini cukup banyak yang bermasalah baik kelautan maupun perikanannya, termasuk pula wilayah dan manusianya. Namun selama ini kita didaerah terlalu fokus dengan bagaimana sumber daya alam maritim Kepri bisa dimanfaatkan dan dikembangkan dan memiliki nilai jual termasuk untuk kepentingan pendapatan daerah, tapi mengenyampingkan aktor utama yang akan memanfaatkan dan mengembangkan potensi itu, mereka adalah SDM Kepri”. Ujar Edi Putra pada Selasa (14/10/2025).

Tampak depan Buku Sentimen Maritim: Kepri 2045/Penulis Edi Putra, S.I.P dan Aprianti, S.Pd.
Tampak depan Buku Sentimen Maritim: Kepri 2045/Penulis Edi Putra, S.I.P. dan Aprianti, S.Pd.

Pemuda yang berasal dari Pulau Abang, Galang Batam, yang akrab di sapa Dion ini menerangkan bahwa untuk mencapai Kepri emas 2045 pemerintah daerah Kepri harus mampu menyeimbangkan pembangunan dan pengembangan maritim Kepri dengan melibatkan dua aktor utama yakni SDMB dan SDMM.

“Kami berpandangan bahwa untuk mempersiapkan SDM unggul mencapai Kepri emas tahun 2045 tidak cukup hanya kepada satu pihak (SDMM) saja, tapi juga harus melibatkan SDMB. Cerdas dan terampil SDM Kepri harus melalui dua aktor ini. Dengan demikian keterlibatan dan kontribusi pembangunan maritim Kepri akan lebih maksimal kedepannya”. Lanjut penulis sekaligus mahasiswa magister ilmu pemerintahan FISIP UMRAH ini.

Dikesempatan yang sama, Aprianti berpendapat bahwa untuk mencapai SDM unggul Kepri 2045 harus disertai degan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.

“Kita tidak mau berbagai palatihan dan peningkatan keterampilan masyarakat yang dibuat oleh daerah hanya sebatas seremonial belaka. Masyarakat harus turut merasakan keterlibatan langsung dalam proses pengembangan maritim Kepri”. Ucap Aprianti, aktivis perempuan asal Natuna.

“Buku ini bukan satu-satunya buku yang membahas maritim di Kepri. Namun salah satu bab didalam buku ini, kami menekankan salah satu fokus pengembangan dan pembangunan maritim Kepri pada SDMM dan SDMB. Sejauh ini yang kami dapati, satu-satunya referensi yang membagikan dua SDM yang terdiri dari SDMM dan SDMB ada dibuku ini. ” pungkas Dion.

Bagi masyarakat Kepri khususnya, buku ini dapat diperoleh melalui toko online penerbit deepublisher atau langsung menghubungi penulis di 081261783235.

(RED)

682
Tags: Aprianti Aktivis Perempuan NatunaBuku Sentimen Maritim Kepri 2045Edi Putra Mahasiswa Magister Ilmu Pemerintahan FISIP UMRAHKemaritiman KepriKepri Permata BiruPotensi Maritim KepriSumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam Kepri
Previous Post

Kapolsek Tamalate dan Waka Polsek Sapa Warga Di Warkop, Jalin Kedekatan Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Next Post

Dosen BLU UIN Diduga Ilegal, Insan Pengabdi Negeri Tantang Zainal Debat di kemenag ri

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Dosen BLU UIN Diduga Ilegal, Insan Pengabdi Negeri Tantang Zainal Debat di kemenag ri

Dosen BLU UIN Diduga Ilegal, Insan Pengabdi Negeri Tantang Zainal Debat di kemenag ri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.