Korannusantara.id, Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/8/2025). Pemanggilan ini guna membahas situasi yang ada di Tanah Air.
“Saya tadi dipanggil pak Presiden, membahas segala macam tentang situasi di Indonesia,” kata Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto kepada wartawan.
Aries mengungkapkan, Prabowo juga memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Istana. Selain itu, hadir pula Jaksa Agung, ST Burhanuddin beserta jajaran pejabat pemerintah lainnya.
“Ada beberapa pejabat, ada TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan yang lain-lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aris menuturkan Prabowo memberikan arahan untuk menjaga kondusivitas bangsa Indonesia. Ia bahkan mengajak semua pihak untuk meningkatkan persatuan karena persatuan adalah kunci agar Indonesia menjadi maju.
“Ya, itulah dari pak Presiden untuk menjaga konduktivitas ya di negeri ini, karena pemerintah sudah on the right track untuk membangun dan program-programnya berjalan dengan baik. Sudah sampai ke bawah ke masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan ini, Aries mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi dengan berita yang tidak memiliki sumber yang jelas. Apalagi, saat ini sudah era digitalisasi dan ada teknologi artificial intelligence (AI).
“Kemudian, saya mengimbau aja atau memberikan sedikit kepada seluruh masyarakat khususnya kepada adek-adek kita yang masih remaja yang masih sekolah. Jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang sekarang ini tidak jelas dari sumbernya,” tuturnya.
“Dan ada pihak yang ingin Indonesia ini selalu ribut, oleh karena itu sekali lagi adik-adik jangan mudah terprovokasi degan berita hoaks harus benar-benar tajam, harus dilihat asal beritanya. Jangan mudah untuk melakukan kekerasan ya,” lanjutnya. (red)



