• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Politik

Legislator PDIP Prihatin Ramai Bendera One Piece Jelang HUT RI Ke-80: Tak Etis, Nodai Makna Kemerdekaan

Putra by Putra
7 Agustus 2025
in Politik, Nasional
0
Legislator PDIP TB Hasanuddin Dukung Prabowo Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Asalkan dengan 3 Syarat!

Ket. Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Dr. H. TB Hasanuddin.

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, menanggapi ramainya pengibaran bendera serial One Piece menjelang HUT ke-80 RI. Hasanuddin prihatin atas fenomena tersebut yang dianggap menyinggung kewibawaan bendera negara.

“Bendera Merah Putih diperjuangkan oleh para pahlawan dengan darah dan nyawa, sampai dengan kemudian diproklamirkan pada 17 Agustus,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

Hasanuddin menyinggung UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan terkait fenomena ini. Hasanuddin menyebutkan, dalam Pasal 7, dijelaskan bahwa setiap warga negara wajib mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus, baik di rumah, gedung, kantor, fasilitas pendidikan, hingga kendaraan umum dan pribadi.

“Mengibarkan bendera selain Merah Putih pada tanggal tersebut tidak hanya tidak etis, tetapi juga menyinggung kewibawaan dan makna dari bendera negara,” ujar TB Hasanuddin.

Hasanuddin menilai jika pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk ekspresi atau kritik, seharusnya dilakukan dengan cara yang tepat. Hasanuddin menilai hal ini justru menimbulkan penafsiran keliru di tengah masyarakat.

“Kritik terhadap pemerintah diperbolehkan dalam sistem demokrasi. Namun kritik seharusnya disampaikan dengan jelas apa yang dikritik, mengapa, dan apa solusi yang ditawarkan. Bukan dengan tindakan simbolik yang bisa menyesatkan dan malah menodai makna kemerdekaan,” ungkap Hasanuddin.

“Saya berharap, mari kita kibarkan Merah Putih dengan semangat nasionalisme dan rasa bangga sebagai bendera nasional pada 17 Agustus, tidak mengibarkan bendera-bendera yang lain,” sambungnya. (red)

 

268
Tags: Bendera One PieceDPR RIFraksi PDIPHUT RI Ke-80TB Hasanudin
Previous Post

Pengamat Puji Silaturrahmi Kapolri Jenderal Sigit dengan Tokoh Ulama: Tauladan, Terdepan Jaga Keutuhan NKRI

Next Post

Menpora Dito Terima Audiensi Pengurus Basket Polri, Dukung Penyelenggaraan Kapolri Cup 2025

Putra

Putra

Next Post
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo menerima Ketua Pengurus Basket Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji beserta rombongan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (7/8).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Menpora Dito Terima Audiensi Pengurus Basket Polri, Dukung Penyelenggaraan Kapolri Cup 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.