KoranNusantara.id,KEPRI- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna menggelar kegiatan Penyuluhan Pertanian masyarakat perbatasan untuk masyarakat tani di Natuna.
Agenda yang dilaksanakan pada 19 Juli 2025 ini, berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Natuna Idrus M. Tahar yang berlokasi di Jl. Sihotang, kabupaten Natuna.
Dihadiri setidaknya 50 orang peserta yang terdiri dari para kelompok petani dari Natuna, tamu undangan dan panitia, kegiatan ini disambut positif dan antusias dari masyarakat tani Natuna.
Ketua Umum HMI Cabang Natuna, Aprianti, menyebutkan kegiatan penyuluhan pertanian ini dilaksanakan atas dasar kesadaran bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap keadaan para petani yang hidup diwilayah diperbatasan Natuna.
“Natuna ini kan wilayah perbatasan. Tentu tidaklah sama ruang lingkupnya secara geografis maupun tantangannya yang dihadapi petani disini dengan petani-petani diwilayah lainnya. Maka penyuluhan ini sebagai bentuk kesadaran bersama kita dan kepedulian kita terhadap keberlangsungan kehidupan petani di Natuna” ucap Aprianti, pada Senin, (21/07/2025).
Lanjut Aprianti, penyuluhan pertanian kepada masyarakat tani ini bertujuan untuk menampung aspirasi kelompok tani yang selama ini tidak terjangkau oleh masyarakat maupun pemerintah kabupaten Natuna.
“penyuluhan pertanian ini merupakan ruang diskusi terbuka antara petani Natuna dengan pemerintah kabupaten Natuna. HMI sebagai organisasi kemahasiswaan, bertindak sebagai fasilitator untuk masyarakat. Menjadi keseharusan kita bersama sebagai pemuda sejak dini untuk memahami dengan baik perihal yang menjadi banyak keluhan maupun kendala bagi masyarakat tani khususnya di Natuna” lanjutnya.
“Sebagai pelaksana, tentunya kami dari HMI sangat optimis penyuluhan ini dapat membangkitkan kesadaran, pemahaman, pengetahuan dan semangat baru tentang ketahanan pangan dari kelompok tani di Natuna. Tentunya optimis ini juga harus dijalankan dalam bentuk kerjasama yang baik, yang harus dilaksanakan secara kolektif antar pihak” terangnya.
Selain kelompok tani dan panitia dari HMI, tampak hadir Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Izniadi, S.Sos dan petani millenial Kepulauan Riau, Sony Hendriyadhi, S.KM. Keduanya hadir sebagai narasumber diacara penyuluhan pertanian tersebut.
Turut hadir pula dalam kegiatan ini tamu undangan dari berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan seperti GP Ansor, MD KAHMI Natuna dan organisasi lainnnya.
Menurut Aprianti, sebagai wadah dan perantara untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat, organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan tidak cukup joma hanya menunggu aduan maupun keluhan dari masyarakat.
“Aspirasi dari masyarakat itu tidak terus menerus harus kita tunggu mereka mengadu baru kita bertindak. Aspirasi ini harus kita jemput langsung ke mereka. Melalui pendekatan yang baik dan secara persuasif kepada masyarakat, mereka cenderung akan lebih terbuka dan bebas menyampaikan keluh kesah maupun kendalanya selama ini. Nah penyuluhan ini dilaksanakan atas dasar aspirasi tersebut.” Ucap Aprianti.
Pada kesempatan yang sama, Aprianti berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali dan diteruskan menjadi legacy untuk kaum muda di Natuna.
“Kami berharap kegiatan semacam ini jangan hanya berhenti sampai disini. Dengan kreatifitas dan perkembangan kaum muda hari ini, harusnya Kisa dapat lebih semangat untuk memberikan kontribusi kemajuan bagi masyarakat” ujarnya.
“Selain itu, kami juga berharap semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, terutama memotivasi kader-kader HMI agar terus menjadi harapan masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat”.pungkasnya.
(RED)






