• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Bisnis

Teknologi Anak Bangsa: Hilirisasi Digital Dimulai dari Rakyat, Bukan Konglomerat

Redaksi by Redaksi
20 Juli 2025
in Bisnis
0
Teknologi Anak Bangsa: Hilirisasi Digital Dimulai dari Rakyat, Bukan Konglomerat

Ket : Prabu Satu Nasional, Teungku Raju Menggagas dan Membangun Ekosistem Digital Terintegrasi

0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Jakarta, Indonesia, Di tengah seruan pemerintah soal pentingnya hilirisasi digital, muncul satu nama yang kini menarik perhatian komunitas teknologi nasional hingga internasional: Teungku Muhammad Raju, tokoh masyarakat asal Aceh, yang sukses memimpin inisiatif digital berbasis blockchain lewat gerakan rakyat, bukan korporasi raksasa. (20/7)

Lewat organisasi Prabu Satu Nasional, Teungku Raju menggagas dan membangun ekosistem digital terintegrasi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Inovasi ini melibatkan empat token utama yang masing-masing memiliki fungsi riil di kehidupan sehari-hari – mulai dari transaksi harian, pengiriman pesan, hingga perdagangan aset digital.

“Inilah hilirisasi digital yang sesungguhnya. Bukan sekadar slogan politik, tapi aksi nyata yang bisa dirasakan langsung rakyat,” ujar Teungku Raju dalam wawancara eksklusif.

Empat Token, Satu Visi: Digitalisasi Berbasis Fungsi, Bukan Spekulasi

Ekosistem digital yang dibangun Prabu Satu Nasional berdiri di atas empat pilar utama, yakni:

PSNG Token
Digunakan untuk pembayaran kebutuhan harian seperti pulsa, listrik, belanja daring di psnstore.live, hingga saldo untuk aplikasi pesan berbasis blockchain DovaChat.

LUMA Token
Token gas fee yang menopang Lumadex.finance, bursa desentralisasi nasional yang dikembangkan oleh PT Asia Sistem Teknologi.

BLC Token (Blocoin)
Mengusung konsep serupa Bitcoin dengan suplai terbatas 21 juta unit, namun dengan blockchain berbasis Solana. Blocoin memperkenalkan konsep kelangkaan dan adopsi awal kepada masyarakat awam.

BRICS GOLD Token
Token berbasis nilai naratif emas global, dibagi dalam 1 triliun unit digital untuk mewakili 1 ton emas. Hadir sebagai jawaban terhadap dominasi token kripto tanpa utilitas nyata.

“99% token di luar sana hanya hidup di bursa dan mati dalam fungsi. Kami ingin mengubah itu. Setiap token yang kami buat punya kegunaan langsung,” tegas Raju.

Hilirisasi Digital: Bukan Mimpi, Tapi Kenyataan

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam beberapa kesempatan menekankan pentingnya hilirisasi digital agar Indonesia tidak hanya jadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen. Sayangnya, gagasan ini masih kerap berputar dalam wacana tanpa aksi nyata.

Namun, proyek berbasis komunitas seperti yang dirintis oleh Teungku Raju menjadi pengecualian. Dengan partisipasi lebih dari 5.000 pengguna dari Indonesia, Vietnam, Malaysia, Inggris, hingga Taiwan, ekosistem ini membuktikan bahwa hilirisasi digital bukan hanya milik unicorn atau konglomerat, tapi bisa lahir dari rakyat.

Keberhasilan Prabu Satu Nasional menjadi bukti bahwa teknologi tidak harus eksklusif. Dengan pendekatan inklusif dan edukatif, proyek ini tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang blockchain, tapi juga mengajak mereka langsung terlibat.

“Teungku Raju dan timnya menunjukkan bahwa masa depan teknologi Indonesia ada di tangan rakyat, bukan sekadar di tangan investor besar,” ujar seorang analis independen teknologi di Jakarta.

Kini, publik berharap pemerintah bisa melihat inisiatif seperti ini sebagai aset nasional yang patut didukung dan dikembangkan. Jika hilirisasi digital ingin benar-benar terwujud, maka model dari rakyat seperti ini harus diberi ruang lebih luas untuk tumbuh.

 

715
Tags: BlockchainBRICSHilirisasi DigitalPRABUPrabu Satu NasionalPSNGTeknologi Anak BangsaTeungku Muhammad Raju
Previous Post

Haedar Nashir Apresiasi Kapolri: Kolaborasi Muhammadiyah-Polri Demi Indonesia Maju

Next Post

Pengamat Apresiasi Pertemuan antar Lembaga Negara: Produktif, Wujud Sinergitas Elemen Bangsa untuk Keutuhan NKRI

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Pengamat Apresiasi Pertemuan antar Lembaga Negara: Produktif, Wujud Sinergitas Elemen Bangsa untuk Keutuhan NKRI

Pengamat Apresiasi Pertemuan antar Lembaga Negara: Produktif, Wujud Sinergitas Elemen Bangsa untuk Keutuhan NKRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.