Korannusantara.id, Jakarta – Analis Politik dan Pemerhati Sosial, Nasky Putra Tandjung, apresiasi pertemuan yang digelar Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), M. Herindra, Mensesneg, Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Menurutnya, Pertemuan antar lembaga negara merupakan hal yang sangat baik dan produktif, karena mencerminkan harmonisasi, koordinasi dan komunikasi yang intens dan soliditas antar berbagai pihak. “Saya melihat pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebangsaan menandai upaya pemerintah untuk terus bekerja keras siang malam demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara tercinta,” kata Alumni Indef school of political economy Jakarta, Nasky dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).
Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil civil society, Kami apresiasi pertemuan tersebut. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antar pejabat negara, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam membangun arah kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional.
“Founder Nasky Milenial Center mengatakan, ada spekulasi yang muncul dari segelintik pihak yang memaknai pertemuan itu negatif, itu wajar saja dalam negara demokrasi. Namun, Dia menekankan pertemuan dan diskusi antar lembaga negara harus dimaknai sebagai hal yang positif sebagai bukti konkret soliditas persatuan dan kesatuan di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nasky menjelaskan, Sinergitas dan soliditas antar lembaga negara sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal. Karena itu, dengan semangat memperkuat serta mempertahankan persatuan dan kesatuan menjadi ujung tombak Bangsa Indonesia dalam menghadapi segala bentuk dinamika yang berkembang di dalam negeri maupun internasional dengan lebih kuat dan efektif.
“Sinergi kolaborasi antar lembaga negara dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam menghadapi situasi dampak global yang sulit dapat teratasi dengan baik dan efektif. Dan kita semua harus menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ujarnya.
“Lebih dalam, Nasky menegaskan, Merawat persatuan dan kesatuan NKRI merupakan tugas kita bersama. Oleh karenanya, sinergitas, kolaborasi dan soliditas antara Pemerintah, DPR, TNI, Polri, seluruh elemen masyarakat, pemuda dan unsur elemen lainnya perlu terjalin dengan baik. Ini merupakan bagian dari meningkatkan hubungan kerja kolektif yang baik dalam upaya menjaga keutuhan NKRI dan melayani masyarakat,” tegasnya.
“Pihaknya berharap sinergi kolaborasi antar lembaga negara terus berjalan dengan baik dan kompak sehingga target dan misi besar asta cita Presiden RI, Prabowo terlaksana dengan lancar dan sukses untuk kepentingan masyarakat. Kerjasama yang harmonis antar berbagai elemen masyarakat akan mempercepat pembangunan dan kemajuan bangsa,” tambahnya.
“Selain itu, Kita mendo’akan untuk bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi situasi dinamika global, pemerintah yang terus bekerja keras siang malam untuk mengatasi tantangan tersebut, semuanya masih terjaga dan ini merupakan karunia dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita jaga bersama. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, Ia meyakini Indonesia dapat menjadi bangsa yang kuat, maju, dan sejahtera,” tutupnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya bersama Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, mengadakan rapat membahas situasi keamanan dan politik terkini di tanah air.
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (18/7/2025) malam itu juga diikuti Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi.
“Jumat malam yang produktif bersama Wakil Ketua DPR RI Bapak Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Bapak Prasetyo Hadi, Kapolri Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Bapak Letjen TNI (Purn) Herindra,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (19/7/2025). (red)



