• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Kuota Rumah Subsidi Jadi 350.000 Unit, Maruarar Sirait: Tertinggi Sepanjang Indonesia Berdiri, Prabowo Berpihak pada Rakyat Kecil

Putra by Putra
28 Mei 2025
in Nasional
0
Kuota Rumah Subsidi Jadi 350.000 Unit, Maruarar Sirait: Tertinggi Sepanjang Indonesia Berdiri, Prabowo Berpihak pada Rakyat Kecil

Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengadakan pertemuan dengan dengan konsumen Meikarta dan Bos Lippo Group, James Riyadi, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koranusantara.id, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menilai, lonjakan kuota rumah subsidi saat ini terbanyak sepanjang sejarah Indonesia. Saat ini, pemerintah memberikan kuota rumah subsidi sebanyak 350.000 unit.

Ara Sirait menuturkan, hal ini jadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap rakyat untuk memiliki hunian. Dia menyebut, ini jadi langkah strategis Presiden Prabowo Subianto

“Betul-betul kebijakan Presiden Prabowo luar biasa bagi rakyat kecil di Indonesia. Enggak pernah ada kejadian begini, enggak pernah sepanjang ada Indonesia, kuota buat rumah subsidi 350.000 (unit),” kata Menteri Ara, sapaan akrabnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Dia mengungkapkan, mengacu data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) jumlah rumah subsidi terjadi pada 2019 lalu dengan 260.000 unit. Namun, itu tidak seluruhnya masuk dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ara mengatakan, dari 260.000 pada 2019 itu, ada kenaikan mencapai 90.000 unit jadi 350.000 unit. Diketahui, sebelumnya kuota rumah subsidi skema FLPP sebesar 220.000 unit.

“Presiden Prabowo belum sampai satu tahun pemerintah, sudah menaikkan, paling tinggi selama ini 260.000 jadi 350.000. Naiknya 90.000 (unit),” tegasnya.

Minta Masyarakat Beli Rumah

Maruarar Sirait menilai, sudah saatnya masyarakat mengalokasikan dananya untuk membeli rumah ketimbang hal-hal konsumtif. Hal itu disebut sebagai sebuah investasi.

Dia mengatakan, program pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi terus dijalankan. Harga rumah subsidi yang terjangkau pun dinilai bisa meringankan masyarakat. (red)

 

751
Tags: Bersama MasyarakatMaruara SiraitMenteri PKPPrabowo SubiantoRumah
Previous Post

MK Putuskan Pendidikan SD SMP Negeri dan Swasta Gratis, Kabid Pemuda Pengembangan Margasu : Harus Konkret dan Detail

Next Post

Survei Indikator: TNI dan Presiden jadi Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik

Putra

Putra

Next Post
Survei Indikator: TNI dan Presiden jadi Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik

Survei Indikator: TNI dan Presiden jadi Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.