Korannusantara.id – JAKARTA, Forum Antipati menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/11/2026), menyikapi polemik dugaan pencatutan almamater sejumlah perguruan tinggi dalam kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Dalam aksi tersebut, massa menyayangkan Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto yang tidak hadir menemui demonstran untuk berdialog dan memberikan penjelasan.
Ketua Umum Forum Antipati, Muhammad Ikhsan, mengecam sikap tersebut. Menurutnya, pejabat kepolisian seharusnya berani menghadapi kritik dan membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Forum Antipati juga menyoroti pengakuan sejumlah peserta deklarasi yang mengaku bukan mahasiswa dan mendapatkan bayaran untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenakan almamater perguruan tinggi.
Atas polemik itu, Ikhsan mendesak Kapolri segera mengevaluasi dan mencopot Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto. Ia bahkan meminta Kapolda bertanggung jawab atas persoalan yang dinilai telah mencederai kehormatan almamater kampus dan marwah gerakan mahasiswa.
Tak berhenti di Polda Metro Jaya, Forum Antipati memastikan akan melanjutkan aksi unjuk rasa ke Mabes Polri untuk menyampaikan tuntutan langsung kepada Kapolri.
“Kami tidak sedang meminta belas kasihan, kami sedang menuntut pertanggungjawaban. Jangan pernah menganggap masyarakat akan berhenti bersuara hanya karena pejabatnya memilih diam,” tegas Muhammad Ikhsan.
Forum Antipati menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada penjelasan terbuka dan pertanggungjawaban dari institusi kepolisian.



