• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Soroti Krisis Iklim dan Beban Hidup

Redaksi by Redaksi
20 Oktober 2026
in Nasional
0
Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Soroti Krisis Iklim dan Beban Hidup
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – JAKARTA PUSAT, Aktivis Greenpeace membentangkan dua spanduk berukuran besar di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi. Aksi tersebut menyoroti krisis iklim, bencana lingkungan, dan meningkatnya beban biaya hidup masyarakat.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB itu melibatkan sekitar 10 peserta. Sejumlah peserta menggunakan teknik rappelling untuk menurunkan dan membentangkan spanduk di kawasan Monumen Selamat Datang.

 

Dua spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah”.

Selain spanduk, para peserta juga membentangkan sejumlah poster dengan pesan “Haze Prabowo & Regime = National Disaster”, “No Progress Without Protest”, serta “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”.

Sekitar pukul 06.40 WIB, Kapolres Metro Jakarta Pusat bersama Kabag Ops, Kapolsek Menteng, dan Kasat Reskrim tiba di lokasi untuk memantau situasi. Empat menit kemudian, peserta mulai membentangkan poster sebagai bagian dari aksi penyampaian pesan kepada publik.

Pada pukul 06.45 WIB, Kapolsubsektor Thamrin memberikan imbauan melalui pengeras suara agar para peserta segera menurunkan spanduk. Imbauan tersebut disampaikan karena kawasan Bundaran HI dinyatakan steril dari kegiatan aksi.

Aksi ini menempatkan isu krisis iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sebagai sorotan utama. Melalui pesan yang dibentangkan di salah satu ikon Ibu Kota, Greenpeace menyuarakan tuntutan agar pemerintah lebih serius menangani persoalan lingkungan sekaligus memperhatikan beban ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai tindak lanjut aksi maupun respons resmi pemerintah terhadap tuntutan yang disampaikan Greenpeace.

Views: 78
Tags: Evaluasi Dua TahunGreenPeaceKrisis Iklim dan Beban HidupPrabowo-gibranSpanduk di Bundaran HI
Previous Post

Mimbar Persatuan Mahasiswa Ajak Generasi Muda Perkuat Semangat Sumpah Pemuda

Next Post

Universitas Aufa Royhan Gelar Pelatihan Preseptor Mentor bagi Pembimbing Klinik, Perkuat Kompetensi Pembimbing Praktik Kebidanan

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Universitas Aufa Royhan Gelar Pelatihan Preseptor Mentor bagi Pembimbing Klinik, Perkuat Kompetensi Pembimbing Praktik Kebidanan

Universitas Aufa Royhan Gelar Pelatihan Preseptor Mentor bagi Pembimbing Klinik, Perkuat Kompetensi Pembimbing Praktik Kebidanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.