Korannusantara.id – LABUSEL, Mendekatkan pelayanan, mendengar suara masyarakat, dan memastikan kebutuhan warga mendapat perhatian menjadi semangat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan melalui program Jelajah Desa. Kali ini, Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang turun langsung ke Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Jumat (9/10/2026).
Mengusung tema “Menyapa Desa, Mendengar Aspirasi, Membangun Labuhanbatu Selatan”, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
Kehadiran Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan disambut antusias masyarakat. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Labusel M. Reza Pahlevi Nasution, para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.
Salah satu fokus utama Jelajah Desa di Air Merah adalah menghadirkan berbagai layanan publik langsung di kantor desa. Masyarakat dapat mengakses pelayanan administrasi kependudukan, seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Di bidang kesehatan dan keluarga berencana, tersedia pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), pemasangan implan gratis, serta layanan alat kontrasepsi dan reaktivasi.
Pemerintah juga menghadirkan perpustakaan keliling, konsultasi perizinan gratis, dan pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam pasar murah tersebut, satu paket kebutuhan pokok dijual seharga Rp90.000, berisi lima kilogram beras dan dua liter minyak goreng.
Selain pelayanan, pemerintah daerah turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bibit sayuran kepada masyarakat. Bupati Fery juga meninjau langsung pelaksanaan pelayanan guna melihat pemanfaatan fasilitas yang telah disediakan.
Kehadiran berbagai layanan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengurus sejumlah kebutuhan dalam satu lokasi, sehingga tidak selalu harus menempuh perjalanan ke pusat pemerintahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan Bupati ke rumah seorang warga penerima bantuan bedah rumah dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) di Dusun Gariang Pasar, Desa Air Merah.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan bantuan pemerintah menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Selanjutnya, Bupati bersama rombongan menuju Masjid Al Hidayah untuk melaksanakan salat Jumat bersama masyarakat. Usai beribadah, rombongan melanjutkan kegiatan ke kantor desa sebagai pusat pelayanan publik, kemudian bertolak ke Dusun Labuhan untuk menyambangi nelayan dan berdialog dengan masyarakat setempat.
Dalam dialog bersama nelayan di Dusun Labuhan, seorang nelayan menyampaikan kebutuhan perlengkapan untuk menangkap ikan, khususnya jaring yang menunjang aktivitas sehari-hari mereka.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Fery menyatakan akan membantu memenuhi kebutuhan nelayan itu dan menyampaikan bahwa bantuan akan diberikan dalam waktu dekat.
Aspirasi sederhana yang disampaikan secara langsung tersebut menggambarkan pentingnya ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Sebab, kebutuhan warga tidak selalu berupa program berskala besar. Bagi sebagian masyarakat, perlengkapan kerja yang memadai dapat menjadi penunjang penting untuk mempertahankan penghidupan keluarga.
Namun, nilai sebuah program tidak hanya terletak pada kesempatan masyarakat menyampaikan keluhan, melainkan juga pada kejelasan tindak lanjut atas aspirasi yang telah diterima.
Karena itu, respons terhadap kebutuhan nelayan diharapkan dapat diwujudkan melalui bantuan nyata, sehingga manfaat Jelajah Desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran Bupati beserta jajaran pemerintah daerah dan beragam layanan publik mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Air Merah.
Salah seorang warga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati dan pelayanan yang dihadirkan langsung di desa mereka.
“Terima kasih kepada Pak Bupati sudah datang ke desa dan memberikan pelayanan yang baik. Banyak masyarakat yang merasa terbantu. Pelayanan yang jauh sekarang didekatkan ke desa,” ungkapnya.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa kemudahan akses pelayanan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk menjangkau kantor pelayanan pemerintahan.
Program Jelajah Desa menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, mendekatkan pelayanan, serta mengidentifikasi kebutuhan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Melalui kunjungan langsung, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi warga, kebutuhan pelayanan, hingga persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.
Semangat ini menegaskan bahwa pembangunan bukan semata-mata tentang program dan anggaran, melainkan juga tentang kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan, kesempatan menyampaikan aspirasi, serta kepastian bahwa kebutuhan mereka ditindaklanjuti.
Jelajah Desa di Air Merah diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat. Sebab, pembangunan yang bermakna bukan hanya ketika pemerintah hadir di tengah warga, tetapi ketika kehadiran itu membawa manfaat nyata dan aspirasi yang didengar berlanjut menjadi tindakan.
( Irpan )



