• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Dari Salor untuk Papua, GassLe Olah Gastor dan Lele Jadi Produk Bernilai Tambah

W D by W D
27 September 2026
in Daerah
0
Dari Salor untuk Papua, GassLe Olah Gastor dan Lele Jadi Produk Bernilai Tambah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERAUKE — Produk olahan ikan GassLe, yang terdiri dari abon ikan gastor dan lele hasil pengembangan bersama masyarakat Salor, Kabupaten Merauke, mulai diarahkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas di wilayah Papua.

Pengembangan GassLe menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal. Produk tersebut memanfaatkan ikan gastor dan lele yang tersedia di sekitar Salor untuk diolah menjadi produk pangan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pemasaran lebih luas.

Dalam proses pendampingan, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 15 IPB University bersama masyarakat Salor memperkenalkan pengolahan abon dengan formulasi bumbu yang disesuaikan untuk menghasilkan cita rasa gurih dan berbumbu. Pengolahan dilakukan dengan metode sangrai sehingga penggunaan minyak dapat diminimalkan.

GassLe saat ini dikembangkan dalam dua varian, yakni abon ikan gastor dan abon ikan lele. Selain menjadi produk olahan, pengembangan tersebut diarahkan untuk membuka peluang usaha masyarakat melalui kegiatan pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk perikanan lokal.

Untuk memperluas pemasaran, GassLe mulai diupayakan masuk ke sejumlah saluran penjualan, termasuk toko oleh-oleh, pusat produk UMKM, kegiatan pameran, serta jaringan pemasaran lainnya di wilayah Papua.

Pengembangan GassLe diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun produk olahan perikanan dengan identitas lokal Salor. Pemanfaatan bahan baku yang tersedia di daerah juga dinilai dapat menjadi peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi hasil perikanan masyarakat.

Ke depan, GassLe ditargetkan tidak hanya dikenal di Merauke, tetapi memiliki peluang untuk dipasarkan ke berbagai daerah di Papua. Produk abon gastor dan lele tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Salor yang dibawa masyarakat maupun pengunjung ke daerah lain.

Views: 54
Previous Post

Masyarakat Salor Dapat Pelatihan Budidaya Lele dan Pemanfaatan Maggot dari TEP 15 IPB

Next Post

Lele dan Gastor Salor Diolah Jadi Abon, TEP 15 IPB University Bidik Nilai Tambah Ekonomi

W D

W D

Next Post
Masyarakat Salor Dapat Pelatihan Budidaya Lele dan Pemanfaatan Maggot dari TEP 15 IPB

Lele dan Gastor Salor Diolah Jadi Abon, TEP 15 IPB University Bidik Nilai Tambah Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.