Korannusantara.id – TAPANULI TENGAH, Anggota DPRD Sumatera Utara sekaligus Wakil Ketua DPW PAN Sumut, Hermansyah Lubis, mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan menjaga kebersamaan dalam menyikapi dinamika pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Pesan tersebut disampaikannya saat berkoordinasi dengan jajaran PAN Tapteng, Minggu (13/9/2026), di tengah berkembangnya wacana pemakzulan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.
Hermansyah menegaskan, setiap proses pemakzulan kepala daerah harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, didukung fakta dan bukti, serta ditempuh melalui mekanisme DPRD yang berlaku.
“Sebagai bagian dari lembaga legislatif, kami menghormati dinamika politik yang berkembang di Tapanuli Tengah. Namun, setiap wacana pemakzulan kepala daerah harus didasarkan pada aturan, fakta, bukti, serta melalui mekanisme DPRD yang berlaku,” ujar Hermansyah.
Menurutnya, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas, terlebih Tapteng masih menghadapi dampak bencana banjir yang membutuhkan penanganan serius.
“Yang paling utama saat ini adalah memastikan pelayanan pemerintahan dan kepentingan masyarakat Tapanuli Tengah tetap berjalan. Pemulihan bencana harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Hermansyah juga meminta jajaran PAN Tapteng membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD. Menurutnya, hubungan yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif penting untuk memastikan penanganan serta pemulihan pascabanjir berjalan efektif.
Ia mendorong seluruh elemen politik dan pemerintahan memprioritaskan kebutuhan dasar warga terdampak, pemulihan infrastruktur, serta keberlanjutan pelayanan publik.
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Tetapi, komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif harus terus dijaga agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas,” ungkapnya.
Hermansyah berharap dinamika politik tidak menghambat proses pemulihan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai dinamika politik menghambat pemulihan bencana. Mari kita kedepankan kepentingan masyarakat, memperkuat komunikasi, dan bersama-sama mendorong Tapanuli Tengah bangkit dari dampak bencana,” pungkasnya.
( Irpan )



