Korannusantara.id – PADANGSIDIMPUAN, Warga Lingkungan I, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan, Kamis (10/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 21.00 WIB. Korban diketahui berinisial IS, berusia sekitar 49–50 tahun. Dalam kesehariannya, korban disebut bekerja sebagai penarik becak.
Informasi mengenai penemuan korban pertama kali diketahui pihak keluarga dan kemudian menyebar ke masyarakat sekitar. Sejumlah warga pun mendatangi lokasi setelah mengetahui adanya peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, IS ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di rumah kontrakan yang ditempatinya. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Lurah Pijorkoling, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Informasi selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan.
Lurah Pijorkoling, Yan Raka Siwi, SH, membenarkan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya.
Menurut Yan Raka Siwi, pihak kelurahan masih menunggu informasi lebih lanjut terkait kondisi dan penyebab kematian korban.
“Kita belum tahu secara pasti penyebabnya. Pekerjaan sehari-hari IS sebagai penarik becak. Istrinya membuat jajanan sarang balom. Informasinya, anaknya ada tiga orang,” ujar Yan Raka Siwi kepada wartawan.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penemuan tersebut sempat menjadi perhatian warga. Sejumlah masyarakat terlihat berkumpul di sekitar lokasi sebelum petugas melakukan penanganan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Padangsidimpuan mengenai kronologi lengkap maupun hasil pemeriksaan awal terhadap korban.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian IS.
Masyarakat diimbau tidak berspekulasi terkait penyebab kematian dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
(Indra Saputra)



