• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Petani Gunung Tua Tonga Terancam Gagal Panen Hermansyah Lubis Turun Langsung Bantu Perbaikan Irigasi

Redaksi by Redaksi
5 September 2026
in Daerah
0
Petani Gunung Tua Tonga Terancam Gagal Panen Hermansyah Lubis Turun Langsung Bantu Perbaikan Irigasi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – PALUTA, Kekhawatiran gagal panen kini menghantui sejumlah petani di Desa Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

 

Tanaman padi yang sedang membutuhkan pasokan air terancam kekurangan air setelah tanggul jaringan irigasi yang selama ini menjadi sumber pengairan sawah masyarakat mengalami kerusakan dan jebol.

 

Di tengah keresahan tersebut, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sejahtera memilih menyampaikan langsung keluhan mereka kepada anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PAN, Hermansyah Lubis, pada Sabtu (5/9/2026).

 

Bagi para petani, persoalan ini bukan sekadar kerusakan infrastruktur. Air yang tidak mengalir ke sawah berarti ancaman terhadap tanaman yang menjadi sumber penghidupan mereka.

 

Terlebih, kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau membuat ketersediaan air semakin terbatas. Jika jaringan irigasi tidak segera diperbaiki, para petani khawatir tanaman padi mereka tidak dapat bertahan hingga masa panen.

 

Mendengar langsung keluhan tersebut, Hermansyah Lubis tidak hanya menerima aspirasi, tetapi segera mengambil langkah.

 

Di hadapan para petani, ia menghubungi Wakil Bupati Padang Lawas Utara melalui sambungan telepon untuk menyampaikan kondisi jaringan irigasi yang rusak sekaligus meminta perhatian pemerintah terhadap ancaman yang dihadapi petani.

 

Dari komunikasi tersebut, diketahui bahwa persoalan jaringan irigasi itu juga telah diteruskan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendapatkan penanganan.

 

Namun, bagi petani, waktu sangat berharga. Mereka tidak ingin menunggu terlalu lama sementara tanaman padi terus membutuhkan air.

 

Karena itu, sembari menunggu alat berat dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dikerahkan ke lokasi, Hermansyah Lubis memberikan bantuan uang tunai kepada para petani.

 

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan penanganan sementara secara gotong royong pada bagian jaringan irigasi yang jebol.

 

“Uang tersebut diharapkan bisa digunakan untuk mengerjakan jaringan irigasi yang jebol secara gotong royong, sembari menunggu alat berat Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara,” ujar Hermansyah Lubis.

 

Menurut Hermansyah, persoalan irigasi harus mendapat perhatian serius. Bagi masyarakat petani, keberadaan air bukan hanya persoalan teknis pembangunan, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup dan pendapatan keluarga.

 

Apalagi ketika memasuki musim kemarau, jaringan irigasi menjadi sangat vital untuk memastikan tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air.

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama BWS Sumut tidak hanya melakukan penanganan ketika kerusakan sudah parah, tetapi juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian masyarakat.

 

“Pemerintah daerah dan BWS Sumut diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap jaringan irigasi di Paluta, khususnya yang menjadi sumber air bagi para petani. Jangan sampai kerusakan baru ditangani setelah petani mengalami gagal panen,” harapnya.

 

Kini, para petani masih menaruh harapan agar alat berat pemerintah segera tiba di lokasi.

 

Mereka berharap perbaikan dapat segera dilakukan, tanggul yang jebol kembali tertangani, dan aliran air menuju areal persawahan kembali normal.

 

Sebab bagi petani Gunung Tua Tonga, menyelamatkan irigasi berarti menyelamatkan tanaman, hasil panen, dan sekaligus menjaga harapan keluarga mereka untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup dari sawah yang mereka garap.

 

( Irpan )

Views: 503
Tags: Bantu IrigasiHermansyah LubisPetani Gunung TuaPetani Panen
Previous Post

4 Kilogram Sabu Digagalkan Intel Kodim 0209/LB Amankan Pria di Dalam Bus ALS

Next Post

Jelajah Desa Jilid VII di Pasir Tuntung, Bupati Fery Dekatkan Pelayanan dan Bawa Kabar Pembangunan

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Jelajah Desa Jilid VII di Pasir Tuntung, Bupati Fery Dekatkan Pelayanan dan Bawa Kabar Pembangunan

Jelajah Desa Jilid VII di Pasir Tuntung, Bupati Fery Dekatkan Pelayanan dan Bawa Kabar Pembangunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.