• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Artikel

JATMAN Tegaskan Komitmen Spiritual Satu Nyawa dengan NU dan Rencanakan International Sufi Summit Conference

Redaksi by Redaksi
26 Agustus 2026
in Artikel
0
JATMAN Tegaskan Komitmen Spiritual Satu Nyawa dengan NU dan Rencanakan International Sufi Summit Conference
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – JAKARTA, Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) menegaskan kembali posisi strategisnya sebagai benteng spiritual dan ruhani bagi Nahdlatul Ulama (NU). Dalam pembukaan Rakornas JATMAN, Mudir Aly JATMAN, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya kesatuan fikrah (pemikiran), manhaj (metode), dan harakah (gerakan) antara pengamal tarekat dengan khittah NU. Rabu (26/8/2026)

“Orang yang mengaku Nahdlatul Ulama dan pengamal tarekat, harakahnya harus satu nyawa dengan NU. Hubungan spiritual ini tidak boleh terpisah,” tegasnya di hadapan para kiai, mursyid, masayikh, serta pengurus JATMAN dari tingkat pusat hingga daerah.

Dalam pengarahannya, Kyai Ali Masykur menyampaikan terdapat lima poin utama dan program strategis yang menjadi fokus gerakan JATMAN ke depan:

Pertama, penguatan Hubungan Spiritual dan Manhaj dengan NU

JATMAN menekankan bahwa tarekat adalah amalan sekaligus ruh dari Nahdlatul Ulama. Pengamal tarekat di lingkungan NU diimbau untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan wajib berada dalam satu barisan spiritual yang utuh demi membimbing dan menjadi teladan (uswah) bagi umat menuju makrifatullah.

Kedua, gerakan moral “Mentarekatkan Massal” Pejabat Negeri

Menyoroti pentingnya penyucian hati (tasfiyahtul qolbi) agar manusia tidak “buta hati” (a’ma), JATMAN meluncurkan gerakan untuk mengenalkan tarekat kepada para pimpinan bangsa, mulai dari tingkat presiden hingga bupati.

“Tanpa hati yang bersih dan ihsan, manusia berpotensi melakukan penyimpangan. Mentarekatkan pimpinan negeri adalah ikhtiar kita agar tidak ada lagi abuse of power maupun praktik korupsi. Tarekat mengajarkan kita selalu merasa diawasi oleh Allah SWT,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya keabsahan sanad muttashil bagi para mursyid yang membimbing umat.

Ketiga, pelibatan anak muda dan Pembentukan Gematan di Perguruan Tinggi

Menjawab tantangan zaman dan maraknya konten spiritualitas tanpa sanad di media sosial, JATMAN menginstruksikan Generasi Muda Tarekat (Gematan) untuk bergerak aktif. JATMAN berencana membentuk struktur Idarah Jam’iyyah di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta (seperti Unisma, Universitas Riau, dan kampus lainnya).

Pendekatan tarekat untuk generasi muda dan mahasiswa akan dikemas secara modern melalui branding digital yang relevan, memanfaatkan media sosial dan keterlibatan figur muda agar tarekat menjadi oase ruhaninya anak muda.

Keempat, penguatan Peran Wanita Kiai dan Pengkaderan Wakona

JATMAN juga mendorong efektivitas peran Wanita Ahlith Thoriqoh An-Nahdliyyah (Wathonah) melalui kegiatan tawajjuhan dan istigasah yang konsisten di semua tingkatan. Wakona diharapkan dapat memanfaatkan media digital dan video pendek berdurasi satu menit untuk menjangkau pengamal tarekat dari kalangan perempuan dan milenial.

Kelima, percepatan Pelantikan Pengurus dan Gelaran International Sufi Summit

Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Rektor/Pimpinan JATMAN meminta seluruh jajaran pengurus di tingkat provinsi (Idarah Wustho) hingga kabupaten/kota (Idarah Syu’biyyah) yang belum dilantik untuk segera menyelesaikan konsolidasi organisasi.

Sebagai puncak agenda program spiritual dunia, JATMAN mengumumkan rencana penyelenggaraan International Sufi Summit Conference pada akhir tahun ini. Konferensi ini akan menghadirkan para ulama, masayikh, sheikh, dan mursyid tarekat dari berbagai negara untuk menjadikan Indonesia sebagai mercusuar ruhani dunia.

Views: 130
Tags: International Sufi Summit ConferenceJATMANKomitmen SpiritualSatu Nyawa dengan NU
Previous Post

PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 Dimulai, Rektor dan Ketua Yayasan Sambut Mahasiswa Baru Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan

Next Post

Serukan Perdamaian Dan Jaga Jakarta, DPN LKPHI; Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Berita Hoaks

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Serukan Perdamaian Dan Jaga Jakarta, DPN LKPHI; Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Berita Hoaks

Serukan Perdamaian Dan Jaga Jakarta, DPN LKPHI; Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Berita Hoaks

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.