KoranNusantara.id,Karimun- Semangat kebinekaan dan kreativitas para pelajar mengantarkan MTs Ummul Quro meraih Juara 1 tingkat SLTP dalam Pawai Karnaval Kecamatan Kundur Barat, pada Rabu (19/08/2026).
Mengusung tema “Keberagaman Budaya Pemersatu Bangsa”, para siswa MTs Ummul Quro tampil dengan membawa ragam budaya Nusantara yang dikemas secara kreatif dan atraktif. Keberagaman tersebut ditampilkan melalui busana dan representasi budaya Melayu, Jawa, Batak, Bugis, Bali, Minang, hingga Dayak.
Di tengah kemeriahan pawai, penampilan tersebut tidak sekadar menjadi tontonan. Para siswa membawa pesan tentang wajah Indonesia yang dibangun dari keberagaman suku, adat, pakaian tradisional, dan budaya.
Perbedaan yang ada justru diposisikan sebagai kekuatan yang menyatukan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika, bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang patut dirawat bersama.
Penampilan MTs Ummul Quro pun mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat yang menyaksikan jalannya pawai. Kekompakan barisan, kreativitas dalam menampilkan keberagaman budaya, serta semangat para siswa menjadi daya tarik tersendiri hingga mengantarkan madrasah tersebut meraih posisi teratas pada kategori tingkat SLTP.
Kepala MTs Ummul Quro, Artika, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas pencapaian anak-anak MTs Ummul Quro. Juara 1 ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, kreativitas, serta dukungan dari seluruh pihak yang terlibat. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujar Artika.
Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kemenangan dalam ajang karnaval. Lebih dari itu, keberhasilan para siswa menjadi pengalaman belajar untuk mengenal dan menghargai kekayaan budaya Indonesia, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dari panggung karnaval, para siswa MTs Ummul Quro menunjukkan bahwa keberagaman Indonesia bukan sekadar untuk dipertontonkan, tetapi untuk dikenali, dihargai, dan dirawat sebagai kekuatan bangsa.
RED



