Korannusantara.id – Jakarta, Seorang tenaga kesehatan bernama Widyarini Pangestika menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga almarhum Yuhrizal atas tindakannya yang dinilai telah menambah beban emosional dan duka keluarga.4 Agustus 2026
Dalam pernyataannya, Widyarini terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum Yuhrizal. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Yuhrizal. Semoga amal ibadahnya dapat diterima di sisi Allah SWT. Amin,” ucapnya.
Selanjutnya, Widyarini mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum. Ia mengakui bahwa tindakannya telah menambah luka dan beban emosional yang dirasakan keluarga.
“Saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga almarhum Yuhrizal atas ulah saya yang menambah beban emosional dan luka pada keluarga. Saya menyadari kesalahan saya dan ketidakprofesionalan saya sebagai tenaga kesehatan,” katanya.
Selain kepada keluarga, Widyarini juga menyampaikan permohonan maaf kepada instansi tempatnya bekerja. Ia mengakui bahwa perbuatannya telah mencoreng nama baik institusi dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa di masa mendatang.
“Saya juga meminta maaf kepada instansi saya karena ulah saya telah mencoreng nama baik instansi. Saya bersungguh-sungguh meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi di kemudian hari,” tuturnya.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk penyesalan dan tanggung jawab atas tindakannya, sekaligus menjadi permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga almarhum maupun instansi tempatnya bertugas.
Sumber : Akun Media Sosial Widyarini Pangestika



