Korannusantara.id – Pelalawan Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) periode 2026–2027 yang mengusung nama Kabinet Tuah Negeri resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor ITP2I, Prof. Dr. Ir. H. Tengku Dahril, M.Sc., yang melantik Fajar Nugraha sebagai Presiden Mahasiswa dan Oktavia Rahmadani sebagai Wakil Presiden Mahasiswa BEM ITP2I.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sivitas akademika ITP2I. Turut hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Salmiyati, M.Pd., Ph.D., selaku pembina kemahasiswaan, yang membacakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepengurusan BEM ITP2I periode 2026–2027.
Dalam sambutannya, Rektor ITP2I menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. Menurutnya, BEM harus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, dan kepedulian sosial sebagai bekal saat terjun ke tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa yang aktif berorganisasi tetap mengutamakan tanggung jawab akademiknya. Menurutnya, aktivitas organisasi dan prestasi akademik harus berjalan beriringan agar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi.
Lebih lanjut, Prof. Tengku Dahril berharap Kabinet Tuah Negeri mampu membangun sinergi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan program-program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, mendorong inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi. Bangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, hadirkan gagasan yang bermanfaat, serta berkontribusi dalam mewujudkan semangat Negeri Seiya Sekata demi kemajuan Kabupaten Pelalawan. Kehadiran BEM juga diharapkan dapat mendukung lahirnya berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Prof. Tengku Dahril.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM ITP2I, Fajar Nugraha, menegaskan bahwa Kabinet Tuah Negeri akan menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan nilai kolaborasi, pengabdian, dan kebermanfaatan. Menurutnya, BEM harus menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa untuk menyatukan gagasan, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi kampus maupun masyarakat.
“Kabinet Tuah Negeri hadir dengan semangat melayani dan mengabdi. Kami ingin membangun BEM yang terbuka, progresif, dan mampu menjadi mitra strategis bagi kampus maupun pemerintah daerah. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap dapat menghadirkan karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa serta masyarakat Kabupaten Pelalawan,” ujar Fajar.
Pelantikan Kabinet Tuah Negeri menjadi awal perjalanan kepengurusan BEM ITP2I periode 2026–2027 dalam mengemban amanah mahasiswa. Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan pengabdian, kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, mengawal aspirasi mahasiswa, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pelalawan melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.



