Korannusantara.id – Labuhanbatu, Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu menggelar coffee morning bersama insan pers Kabupaten Labuhanbatu sebagai forum silaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari proses hukum kasus Agrinas, penanganan peredaran narkoba, konflik kepemilikan sapi dan lahan, hingga upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Dandim 0209 Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P. menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta media massa dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
Proses Hukum Kasus Agrinas
Dandim menjelaskan bahwa tersangka dalam perkara yang mengakibatkan korban meninggal dunia merupakan seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Sersan Mayor (Serma). Saat ini proses hukum terhadap yang bersangkutan sedang ditangani oleh Polres Labuhanbatu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua peristiwa berbeda, yakni satu kasus yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan satu kasus penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka-luka.
Terkait anggota TNI aktif yang sempat dikaitkan dengan peristiwa tersebut, Dandim menegaskan bahwa personel tersebut tidak berada di lokasi kejadian ketika peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi. Meski demikian, proses pemeriksaan terhadap personel TNI aktif tetap berjalan melalui mekanisme internal di Detasemen Polisi Militer (Denpom) sesuai prosedur yang berlaku.
Penanganan Narkoba Terus Diperkuat
Selain membahas perkembangan kasus Agrinas, Dandim juga menyoroti bahaya peredaran narkoba yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa jajaran TNI selama ini terus bersinergi dengan Polres Labuhanbatu dalam mendukung pengungkapan berbagai kasus narkotika. Barang bukti yang berhasil diamankan telah diproses sesuai ketentuan hukum, termasuk pemusnahan barang bukti oleh aparat penegak hukum.
Dandim mengajak seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Konflik Kepemilikan Sapi dan Lahan
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga memberikan klarifikasi terkait konflik antara dua kelompok masyarakat mengenai kepemilikan sapi dan lahan yang sempat viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa keberadaan personel TNI di lokasi hanya bertujuan melaksanakan pengamanan agar konflik tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih luas. TNI, kata dia, tidak terlibat dalam pengambilan sapi sebagaimana narasi yang berkembang di media sosial.
Menurut Dandim, persoalan tersebut merupakan sengketa antarmasyarakat yang telah berlangsung cukup lama dan saat ini masih dalam proses penyelesaian sesuai mekanisme hukum. Kesulitan pembuktian administrasi kepemilikan sapi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penyelesaian perkara membutuhkan waktu.
Sebagai langkah penyelesaian, Kodim akan mengumpulkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak-pihak terkait untuk melakukan konsolidasi dan dialog guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.
Menjaga Kondusivitas Wilayah
Dandim menegaskan bahwa menjaga kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, pendekatan dialog, komunikasi, dan mediasi terus diutamakan dalam setiap penyelesaian persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan komunikasi dengan keluarga korban maupun para pihak yang bersengketa sebagai bentuk upaya membangun penyelesaian secara damai tanpa mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan.
Menurutnya, hasil konsolidasi bersama pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat nantinya akan menjadi bahan masukan kepada pihak Agrinas agar aktivitas perkebunan dapat kembali berjalan dengan melibatkan masyarakat sekitar secara harmonis.
Peran Media dalam Menjaga Stabilitas
Menutup kegiatan coffee morning, Dandim mengajak seluruh insan pers untuk terus menyampaikan informasi yang berimbang, akurat, serta berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.
Ia berharap media dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan, serta bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Labuhanbatu tetap aman, damai, dan kondusif di tengah berbagai dinamika yang terjadi.
Melalui forum tersebut, Dandim menegaskan bahwa penyelesaian setiap persoalan akan terus mengedepankan penegakan hukum, komunikasi, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Labuhanbatu.



