Korannusantara.id – Labuhanbatu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program sosial kemanusiaan. Pada 11 Mei 2026, BAZNAS Labuhanbatu menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada seorang anak penyandang cerebral palsy di Kecamatan Rantau Utara.
Bantuan tersebut diberikan langsung ke kediaman keluarga penerima di Jalan Taruna, Lingkungan Terminal I, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara. Penerima bantuan adalah Rara Hafizah, seorang anak yatim yang hidup bersama ibundanya, Yohani Nasution, dalam kondisi ekonomi yang terbatas.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Labuhanbatu, H. Syamsir Sitorus, S.Ip., bersama para pimpinan BAZNAS lainnya. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut hangat oleh keluarga penerima yang mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
Ketua BAZNAS Labuhanbatu, H. Syamsir Sitorus, mengatakan bahwa bantuan kursi roda tersebut merupakan bagian dari program bantuan alat kesehatan yang ditujukan bagi masyarakat prasejahtera, khususnya penyandang disabilitas.
“BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa masyarakat kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada yang berhak menerima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum bantuan diberikan, pihak BAZNAS terlebih dahulu melakukan proses asesmen lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran. Proses tersebut meliputi verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga, pemeriksaan dokumen administrasi, hingga peninjauan langsung ke lokasi tempat tinggal calon penerima manfaat.
“Survei dilakukan secara menyeluruh agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain menyerahkan kursi roda, BAZNAS Labuhanbatu juga memberikan pendampingan lanjutan kepada keluarga penerima. Pendampingan tersebut berupa edukasi mengenai penggunaan kursi roda secara aman dan nyaman, baik bagi pengguna maupun keluarga yang mendampingi.
Menurut Syamsir, BAZNAS Labuhanbatu memiliki komitmen kuat dalam memberdayakan penyandang disabilitas dan membantu keluarga kurang mampu melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan agar masyarakat dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.
BAZNAS Labuhanbatu juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai syariat Islam.
“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk berzakat terus meningkat. ZIS bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membantu pengentasan kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial,” tambahnya.
Saat ini, BAZNAS Labuhanbatu terus menjalankan berbagai program sosial lainnya, di antaranya bantuan pendidikan, bantuan modal usaha, bantuan rumah layak huni, bantuan biaya pengobatan, bantuan rumah ibadah, bantuan biaya skripsi, hingga bantuan alat kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program-program tersebut, BAZNAS Labuhanbatu berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat.


