Korannusantara.id – Kampung Bilah, Peristiwa kerusakan talang air di kawasan KDMP yang terjadi pada 29 April 2026 akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem langsung ditangani secara cepat oleh pihak kontraktor. Perbaikan atau rehabilitasi bangunan mulai dilaksanakan keesokan harinya, tepatnya pada 30 April 2026.
Kerusakan tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang berada di atas normal, disertai angin kencang yang menyebabkan debit air meningkat drastis. Kondisi ini membuat talang air tidak mampu menahan aliran air, sehingga terjadi limpasan yang berpotensi merusak bagian bangunan.
Menanggapi kejadian tersebut, kontraktor segera melakukan tindakan perbaikan pada sistem talang air serta bagian bangunan yang terdampak. Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab serta upaya pencegahan terhadap kerusakan lanjutan apabila kondisi cuaca buruk kembali terjadi.
Pihak kontraktor juga menegaskan bahwa bestek atau spesifikasi teknis pembangunan sebelumnya telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan standar yang berlaku. Namun, faktor cuaca ekstrem yang melampaui kondisi normal menjadi penyebab utama terjadinya kerusakan tersebut.
Selain perbaikan fisik, dilakukan pula evaluasi terhadap sistem drainase guna memastikan kapasitas dan ketahanannya lebih optimal dalam menghadapi curah hujan tinggi di masa mendatang.
Warga sekitar menyambut baik respons cepat yang dilakukan, sehingga kekhawatiran terhadap dampak kerusakan dapat segera diminimalisir. Hingga saat ini, proses rehabilitasi masih berlangsung dengan pengawasan agar hasil perbaikan dapat memberikan solusi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
( Red )



