Korannusantara.id – Labusel, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Toga Simatupang, Boru, Bere, Ibebere se-Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Sabtu (25/4/2026). Pengukuhan dilakukan oleh para hatobangon Toga Simatupang, yakni Bisler Togatorop, Opung Nico Sianturi, dan Opung Brian Siburian, serta disaksikan oleh unsur boru, bere, dan ibebere dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Fery Sahputra menyampaikan bahwa momen tersebut memiliki makna mendalam, tidak hanya secara pribadi, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Simatupang. Amanah yang diberikan dipandang sebagai bentuk kepercayaan sekaligus harapan agar organisasi marga semakin berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus membangun Labuhanbatu Selatan melalui perannya sebagai kepala daerah, sekaligus memperkuat persaudaraan di lingkungan Toga Simatupang. Fokus lain juga mencakup pelestarian nilai adat dan budaya, serta mendorong generasi muda agar tetap menjunjung tinggi identitas kekerabatan.
Menurutnya, organisasi marga memiliki peran strategis, tidak sekadar sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang menjaga jati diri, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.
Bupati Fery turut menekankan pentingnya kepemimpinan yang bijaksana, adil, dan bertanggung jawab dalam membawa organisasi ke arah yang lebih solid. Ia optimistis, dengan kebersamaan, pengalaman, dan integritas seluruh anggota, Toga Simatupang mampu menjalankan amanah secara optimal.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar organisasi Toga Simatupang, Boru, Bere, Ibebere semakin maju, kompak, dan memberikan manfaat luas bagi anggotanya serta masyarakat Labuhanbatu Selatan secara umum.
Sebagai informasi, Simatupang merupakan salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Muara. Leluhur Simatupang merupakan keturunan dari Raja Lontung yang menikah dengan boru Sipaettua, dan melahirkan tiga sub-marga utama, yakni Togatorop, Sianturi, dan Siburian.
( Irfan )



