Korannusantara.id – Tapsel, Kebakaran melanda tiga unit rumah semi permanen di Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu malam, 22 April 2026.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
Kapolsek Batang Angkola, Kompol R. Triharjanto, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Personel dari unit Reserse Kriminal dan SPKT diterjunkan untuk penanganan awal sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara.
“Setibanya di lokasi, kami menemukan tiga rumah dalam kondisi terbakar. Dugaan sementara, api berasal dari ruang tamu rumah milik Ahmad Fauzi,” kata Triharjanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 April 2026.
Berdasarkan keterangan saksi, api dengan cepat membesar dan merambat ke dua rumah lain milik Husni Hasibuan dan Iwan Matondang.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api sulit dikendalikan.
Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan dibantu oleh masyarakat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Rumah Ahmad Fauzi diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta, Husni Hasibuan Rp100 juta, dan Iwan Matondang sekitar Rp200 juta.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, polisi menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik dari lampu di ruang tamu rumah Ahmad Fauzi yang saat kejadian dalam kondisi kosong.
Triharjanto mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik.
Ia meminta warga rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing agar memenuhi standar keamanan.
(Indra Saputra)



