CIKARANG — Pengurus Daerah Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Kabupaten Bekasi meminta Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi segera mengusulkan pembangunan lift di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Usulan tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan publik dan meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh kalangan yang beraktivitas di lingkungan gedung dewan.
Permintaan itu muncul setelah KAMI menilai fasilitas di gedung dua lantai tersebut belum sepenuhnya mendukung kebutuhan masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), maupun tamu undangan yang datang untuk menghadiri rapat atau urusan kedinasan. Keberadaan lift dianggap menjadi kebutuhan yang mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Ketua KAMI Kabupaten Bekasi, Sonson Makarim, mengatakan dirinya kerap menjumpai warga maupun ASN yang mengalami kesulitan saat harus naik ke lantai atas gedung DPRD. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian karena tidak semua orang memiliki kemampuan fisik yang sama untuk mengakses tangga.
“Adanya lift itu meningkatkan mobilitas di gedung bertingkat seperti gedung DPRD, memberikan kemudahan aksesibilitas terutama bagi lansia, orang sakit bagian kaki, bahkan bisa disebut sebagai fasilitas negara yang ramah bagi disabilitas yang. Serta efisiensi waktu. Tentunya adanya lift sangat bermanfaat karena lift dapat menghemat waktu seseorang,” jelasnya. Dalam keterangan kepada Awak Media Selasa,(7/4/2026).
Ia menilai, fasilitas lift bukan hanya sekadar pelengkap bangunan modern, melainkan juga bagian dari upaya menghadirkan sarana publik yang inklusif dan manusiawi. Menurut Sonson, gedung pemerintahan yang menjadi tempat pelayanan masyarakat seharusnya mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi semua pihak.
Selain mendukung mobilitas, keberadaan lift juga dinilai akan memperkuat citra gedung DPRD sebagai fasilitas negara yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Apalagi, gedung tersebut kerap digunakan untuk berbagai agenda resmi, rapat, audiensi, hingga kunjungan masyarakat dari berbagai latar belakang usia dan kondisi fisik.
Karena itu, Sonson mendesak Sekretaris DPRD maupun pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi untuk segera mengajukan rencana pembangunan lift kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar dapat direalisasikan dalam perencanaan anggaran mendatang.
“Jauh hari ajukan pembagunan Lift sekeannya, ketua DPRD-nya. Jadi kedepannya fasilitas negara ini adanya Lift selain modern juga ramah disabilitas, ramah lansia,” harapnya.
Usulan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap fasilitas publik yang tidak hanya representatif, tetapi juga menjunjung prinsip aksesibilitas dan pelayanan yang setara bagi seluruh warga.(Ad)



